Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apa Itu Ptosis, Kondisi Wajah yang Dialami Wapres Gibran Rakabuming Raka?
Advertisement . Scroll to see content

6 Tanda-Tanda Metabolisme Anda Melambat

Jumat, 16 Maret 2018 - 10:45:00 WIB
6 Tanda-Tanda Metabolisme Anda Melambat
Sakit kepala bisa jadi metabolimse melambat. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak hal yang membuat kualitas kesehatan tubuh menurun. Metabolisme yang lambat adalah salah satu contohnya.

Metabolisme didefinisikan sebagai proses kimia yang terjadi dalam organisme hidup agar bisa melakukan fungsi tubuh secara normal. Dan ketika metabolisme melambat, sejumlah fungsi tubuh terpengaruh, menyebabkan gejala yang tidak diinginkan.

Berikut adalah beberapa tanda yang menunjukkan bahwa metabolisme tubuh melambat, seperti dilansir dari Boldsky, Jumat (16/3/2018).

Berat Badan Bertambah

Kelebihan berat badan dan obesitas adalah beberapa masalah paling umum yang dihadapi banyak orang saat ini, terlepas dari usia dan jenis kelaminnya. Berat badan biasanya dikaitkan dengan kebiasaan makan yang tidak sehat dan kurang olahraga.

Namun, penambahan berat badan juga bisa menjadi gejala ‘diam’ metabolisme yang lambat. Ketika metabolisme melambat, kapasitas pembakaran lemak tubuh menurun, menyebabkan kenaikan berat badan.

Kelelahan

Jika Anda merasa sangat lelah akhir-akhir ini, meski Anda belum banyak berolahraga, itu bisa berarti Anda bisa menderita kelelahan kronis, yang disebabkan oleh tingkat metabolisme yang lambat. Bila tingkat metabolismenya lambat, kemampuan tubuh untuk memecah makanan dan mengubahnya menjadi energi berkurang, membuat Anda merasa lelah.

Kulit Kering

Kulit kering bisa menjadi gejala sejumlah kondisi, seperti masalah kulit psoriasis, dehidrasi, perubahan kondisi cuaca. Namun, jika Anda merasa melihat kulit menjadi kering dan sering pecah, tanpa ada alasannya, maka itu bisa menjadi gejala dari metabolisme yang lambat, karena tingkat pH kulit juga terpengaruh dengan tingkat metabolisme yang lambat.

Rambut Rontok

Biasanya, ketika orang mulai mengalami rambut rontok kronis, mereka mengaitkannya dengan stres, malnutrisi, keturunan. Namun, terkadang rambut rontok juga bisa menjadi gejala metabolisme yang melambat. Bila tingkat metabolisme Anda melambat, akar rambut tidak akan mampu menyerap banyak nutrisi, sehingga membuat akar rambut lebih lemah dan menyebabkan rambut rontok.

Sakit Kepala

Sakit kepala adalah salah satu penyakit yang paling umum dialami banyak orang. Penyebab sakit kepala sangat banyak, mulai dari stres hingga kanker otak! Metabolisme yang lambat juga bisa menjadi penyebab sakit kepala, karena kondisi ini menyebabkan kadar hormon kortisol meningkat, menyebabkan sering sakit kepala.

Kehilangan Konsentrasi

Konsentrasi dan fokus sangat diperlukan ketika bekerja, sekolah, dan kehidupan pada umumnya. Konsentrasi adalah aktivitas otak, yang bisa terpengaruh jika ada masalah kesehatan yang telah mempengaruhi otak Anda. Kehilangan konsentrasi bisa jadi merupakan gejala lain dari metabolisme yang lambat. Metabolisme yang melambat dapat mempengaruhi fungsi otak dan karenanya mempengaruhi tingkat konsentrasi

Editor: Nanang Wijayanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut