Alasan Wanita Takut Hamil dan Cara Mengatasinya
JAKARTA, iNews.id- Bukan rahasia lagi jika kebanyakan wanita merasa cemas dan khawatir jika berfikir tentang persalinan dan kelahiran.
Biasanya mereka cemas karena membayangkan sakitnya kontraksi dan proses persalinan. Namun ada beberapa wanita merasa takut luar biasa jika membayangkan proses persalinan dan kelahiran.
Ketakutan itu disebut dengan tokophobia. Adapun tokofobia dibagi menjadi dua jenis yakni bersifat primer dan sekunder. Tokophobia primer terjadi pada wanita yang belum melahirkan sebelumnya.
Bagi wanita pengidap tokophobia ini, ketakutan persalinan dan kehamilan cenderung disebabkan karena traumatis masa lalu termasuk pelecehan sexual. Selain itu, bisa juga disebabkan karena pengalaman menyaksikan, menonton atau mendengar cerita orang terkait jijik atau sulitnya melahirkan. Sedangkan wanita yang menderita tokophonia sekunder biasanya traumatis karena takut melahirkan lagi.
Dilansir dari The Independent, Selasa (27/2/2018). Penelitian menujukkan bahwa 2,5-15 persen telah mengalami tokophobia. Namun sejumlah peneiliti melaporkan hasil studi jika wanita penderita tokophobia telah mencapai 22 persen.
Angka tersebut bervarisi terbagi dari penderita tokophobia ringan hingga parah Jumlah tersebut mungkin juga termasuk wanita yang memiliki kecemasan dan depresi dengan tingkat yang berbeda.
Untuk mengatasi tokophobia ini bisa dilakukan dengan pendekatan konseling serta perawatan yang tepat dengan cara konsultasi denga dokter spesialis kandungan. Disamping itu, penderita tokophobia juga perlu semangat dari orang-orang sekitar.
Jika tak kunjung disembuhkan, tokopobhia memiliki efek melemahkan pada wanita. Padahal mereka pada dasarnya ingin punya anak. Bahkan bagi ibu yang sudah hamil, kondisi ketakutan bisa terus menghantui kehamilan berikutnya.
Editor: Nanang Wijayanto