Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Edukasi Kesehatan Lewat Pameran Alkes, Ajak Masyarakat Pahami Deteksi Dini 
Advertisement . Scroll to see content

Alkes Hematology Analyzer hingga ICU Bed Electric Maksimalkan Pelayanan RS, Ini Penjelasannya!

Rabu, 04 Februari 2026 - 15:15:00 WIB
Alkes Hematology Analyzer hingga ICU Bed Electric Maksimalkan Pelayanan RS, Ini Penjelasannya!
Ilustrasi alkes hematology analyzer di laboratorium rumah sakit. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pelayanan rumah sakit di Indonesia sejatinya mampu bersaing dengan Malaysia maupun Singapura. Beberapa fasilitas kesehatan di Tanah Air sudah menghadirkan alat kesehatan super canggih untuk memaksimalkan pelayanan.

Misalnya saja ketersediaan alat kesehatan hematology analyzer hingga ICU bed electric yang sudah diterapkan di beberapa rumah sakit. Kedua alat kesehatan itu dipercaya mampu memaksimalkan pelayanan di rumah sakit. Kenapa?

Menurut Yudha Imam Sutedja selaku Direktur Marketing and Finance PT Okta Sejahtera Insani, secara garis besar fasilitas kesehatan saat ini dituntut untuk terus melakukan pembaruan agar mampu memberikan layanan lebih akurat, efisien, dan aman.

Nah, kehadiran hematology analyzer hingga ICU bed electric ini pun dipercaya dapat membawa dampak lebih baik bagi pelayanan ke pasien.

Sebab, hematology analyzer itu adalah alat laboratorium otomatis yang berfungsi menganalisis sampel darah secara cepat dan akurat, menghitung, serta mengukur berbagai komponen seperti sel darah merah, putih, hemoglobin, hematokrit, dan trombosit untuk membantu diagnosis penyakit seperti anemia, diabetes, hingga kanker.

Kalau ICU bed electric, itu adalah ranjang rumah sakit yang canggih yang dirancang khusus untuk pasien kritis di unit perawatan intensif (ICU) yang memungkinkan penyesuaian posisi pasien secara otomatis menggunakan motor elektrik dan panel control.

"Alat ini mendukung kenyamanan pasien serta memudahkan tenaga medis dalam perawatan intensif, bahkan beberapa jenis ICU bed electric dilengkapi fitur seperti CPR darurat dan sistem timbangan," kata Yudha dalam keterangan resminya, Rabu (4/2/2026).

Dua alat ini dapat dipelajari dan dilihat langsung di pameran alat kesehatan Medan Hospital Expo 2026 yang diselenggarakan di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, Sumatera Utara, pada 10 hingga 12 Februari 2026. Harapannya, pihak rumah sakit melengkapi alat kesehatan mereka demi memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

"Kami mendukung penuh agar rumah sakit terus berkembang secara kemampuan finansial maupun pelayanan agar tidak ada lagi rumah sakit yang tutup karena tidak mampu menghadapi pergolakan internal maupun eksternal," ungkap Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) wilayah Sumatera Utara dr Syaiful M Sitompul.

Selain dua alat kesehatan yang sudah dijelaskan sebelumnya, di acara ini juga akan dipamerkan berbagai alkes lainnya, di antaranya anestesi, kecantikan medis, laboratorium klinis beserta reagen, kedokteran gigi, alat diagnostik, barang habis pakai medis, penanganan darurat, endoskopi dan bronkoskopi, ENT dan mata, hemodialisa, ranjang rumah sakit ergonomis.

Lalu, ada juga gedung dan arsitektur RS, sistem teknologi informasi kesehatan, perlengkapan dapur industrial, mesin binatu berkapasitas besar, pakaian medis, medical device maintenance atau technical service, gas medis, pelatihan, jasa medis dan publikasi, peralatan ortopedi dan instrumen bedah.

Kemudian ada sistem pemantauan pasien terpusat, peralatan farmasi, peralatan fisioterapi, quality management system certification, radiologi, alat bantu pernafasan, sterilisasi, obat tradisional, pengolahan limbah RS, dan sarana pendukung lainnya seperti ambulans.

Jadi, dapat dijelaskan bahwa alat kesehatan yang ada di rumah sakit akan menentukan kualitas pelayanan dari rumah sakit itu sendiri. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut