Begini Caranya Tidur Cukup Selama Puasa Ramadan
JAKARTA, iNews.id - Selama Ramadan, hal paling penting bukan cuma menjaga kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan. Misalnya, menjaga agar asupan makanan tetap bergizi, masih melakukan aktivitas fisik, hingga mendapatkan kualitas tidur.
Kualitas tidur orang dewasa umumnya mencakup tujuh hingga delapan jam per hari. Namun selama Ramadan yang mengharuskan kita untuk melakukan sahur saat dini hari, mendapatkan kualitas tidur cukup tampaknya menjadi tantangan.
Meskipun demikian, tidur cukup sangat penting untuk memperoleh energi maksimal di siang hari. Apalagi selama di siang hari, kita tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman apa pun. Sementara itu, kita tetap melakukan aktivitas rutin seperti bekerja atau pergi ke sekolah.
Dampak kurang tidur, juga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan emosi kita. Maka itu, daripada emosi di siang hari dan bikin kualitas ibadah berkurang, yuk simak cara mudah mengakali waktu agar bisa tidur cukup selama Ramadan.
Patuh dengan Jadwal Tidur
Buatlah jadwal tidur selama Ramadan dan patuhi itu. Misalnya, tidur setiap pukul 22.00 atau 23.00, sehingga Anda mendapatkan sekira empat sampai lima jam tidur sebelum bangun untuk sahur pukul 03.00 dini hari. Kemudian setelah imsak dan waktu subuh, Anda bisa kembali tidur satu hingga dua jam untuk menutupi kekurangan tidur di malam hari.
Tidur Siang
Jika tak memiliki waktu untuk tidur setelah waktu subuh karena harus berangkat bekerja atau sekolah, Anda bisa memanfaatkan waktu istirahat di siang hari untuk tidur selama 20 menit. Agar tak kebablasan, setel alarm atau timer supaya Anda benar-benar tidur selama 20 menit di siang hari. Sebab menurut pakar, tidur siang selama 20 menit cukup untuk menghilangkan rasa lelah.
Hindari Kafein
Mendapatkan kualitas tidur yang baik, artinya menjaga diet atau pola makan Anda. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik selama Ramadan, maka hal yang perlu dihindari adalah mengonsumsi kafein. Sebab, kopi atau produk yang mengandung kafein akan membuat Anda tak mengantuk selama tujuh jam setelah Anda mengonsumsinya. Inilah sebabnya Anda harus menghindari kafein selama Ramadan.
Selamat mencoba!
Editor: Tuty Ocktaviany