Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Clara Shinta Masuk RS usai Suami VCS dengan Wanita Lain, Begini Kondisinya Sekarang
Advertisement . Scroll to see content

Benarkah Berselingkuh Bisa Sebabkan Gangguan Mental? Begini Penjelasan Pakar 

Senin, 01 Januari 2024 - 12:16:00 WIB
Benarkah Berselingkuh Bisa Sebabkan Gangguan Mental? Begini Penjelasan Pakar 
Ilustrasi selingkuh bisa merusak kesehatan mental. (foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Belum lama ini, kabar mengenai kasus perselingkuhan antara pilot dan pramugari salah satu maskapai penerbangan mendadak viral di media sosial. Kasus tersebut terkuak ketika istri sah pilot, Ira Nandha membongkar percakapan suaminya, Elmer Syaherman dengan Bella Damaika dibongkar ke publik. 

Rupanya, menurut cerita Ira Nandha, sang suami ternyata telah enam kali ketahuan bermain api di belakangnya. Mengacu pada kejadian tersebut dokter Nadia Alaydrus menjelaskan perselingkuhan terjadi karena adanya sebuah keinginan. Saat keinginan itu terealisasikan dalam sebuah hubungan akan membuat seseorang merasa bahagia. 

"Ketika hubungan itu baik seks atau perhatian terealisasikan, maka otak akan mengeluarkan hormon dopamin atau hormon kebahagiaan. Kemudian membuat seseorang itu merasa senang dan terpuaskan," ujar dr Nadia seperti dikutip dari akun TikTok @nadialaydrus, Senin (1/1/2024). 

Namun perlu diketahui, berselingkuh itu tidak selamanya menyenangkan dan baik untuk diri Anda. Bahkan Anda harus hati-hati karena selingkuh bisa menyebabkan gangguan mental lho. 

"Saat selingkuh orang akan terus menerus membuat kebohongan dan itu nggak baik buat mental. Belum lagi dihantui rasa bersalah dan itu bisa membuat seseorang jadi stres," ujarnya. 

Meski demikian, dr Nadia menyadari tidak ada hubungan pernikahan yang sempurna. Rasa jenuh, bosan, hilang gairah, dan tertarik terhadap lawan jenis itu normal. Apalagi bila pasangan itu sudah menikah bertahun-tahun. 

"Tapi kita sebagai manusia itu diberi kemampuan untuk bisa mengontrol keinginan itu. Karena saat seseorang itu menikah, hidup itu tidak hanya tentang diri kita sendiri tapi juga tentang pasangan, dan juga anak-anak kita," katanya.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut