Benarkah Berselingkuh Bisa Sebabkan Gangguan Mental? Begini Penjelasan Pakar
JAKARTA, iNews.id - Belum lama ini, kabar mengenai kasus perselingkuhan antara pilot dan pramugari salah satu maskapai penerbangan mendadak viral di media sosial. Kasus tersebut terkuak ketika istri sah pilot, Ira Nandha membongkar percakapan suaminya, Elmer Syaherman dengan Bella Damaika dibongkar ke publik.
Rupanya, menurut cerita Ira Nandha, sang suami ternyata telah enam kali ketahuan bermain api di belakangnya. Mengacu pada kejadian tersebut dokter Nadia Alaydrus menjelaskan perselingkuhan terjadi karena adanya sebuah keinginan. Saat keinginan itu terealisasikan dalam sebuah hubungan akan membuat seseorang merasa bahagia.
"Ketika hubungan itu baik seks atau perhatian terealisasikan, maka otak akan mengeluarkan hormon dopamin atau hormon kebahagiaan. Kemudian membuat seseorang itu merasa senang dan terpuaskan," ujar dr Nadia seperti dikutip dari akun TikTok @nadialaydrus, Senin (1/1/2024).
Namun perlu diketahui, berselingkuh itu tidak selamanya menyenangkan dan baik untuk diri Anda. Bahkan Anda harus hati-hati karena selingkuh bisa menyebabkan gangguan mental lho.
Sempat Dituduh Selingkuh oleh Netizen, Pasangan Artis Ini Malah Berfoto Mesra seperti Prewed
"Saat selingkuh orang akan terus menerus membuat kebohongan dan itu nggak baik buat mental. Belum lagi dihantui rasa bersalah dan itu bisa membuat seseorang jadi stres," ujarnya.
Meski demikian, dr Nadia menyadari tidak ada hubungan pernikahan yang sempurna. Rasa jenuh, bosan, hilang gairah, dan tertarik terhadap lawan jenis itu normal. Apalagi bila pasangan itu sudah menikah bertahun-tahun.
"Tapi kita sebagai manusia itu diberi kemampuan untuk bisa mengontrol keinginan itu. Karena saat seseorang itu menikah, hidup itu tidak hanya tentang diri kita sendiri tapi juga tentang pasangan, dan juga anak-anak kita," katanya.
Editor: Elvira Anna