Benjolan Tiroid pada Pria Lebih Berisiko Jadi Kanker, Cek Faktanya
JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan laki-laki memiliki risiko keganasan yang lebih tinggi dibandingkan perempuan apabila ditemukan benjolan pada area tiroid.
Pernyataan tersebut disampaikan Dante dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dia menjelaskan, meski secara statistik jumlah kasus kanker tiroid lebih banyak ditemukan pada perempuan, laki-laki yang memiliki benjolan tiroid justru berpotensi lebih besar mengalami keganasan.
"Kalau laki-laki ada benjolan, laki-laki lebih banyak terkena kanker dibandingkan dengan populasi wanita. Dari 820.000 angka keganasan kanker tiroid yang ada di seluruh dunia, setengah jutanya ada di populasi Asia," kata Dante, dikutip Rabu (17/6/2026).
Dante menjelaskan, prevalensi nodul atau benjolan tiroid sebenarnya cukup tinggi di masyarakat. Berdasarkan data yang dia paparkan, sekitar 60 persen populasi berpotensi memiliki nodul tiroid apabila dilakukan pemeriksaan menggunakan ultrasonografi (USG).
"60% dari populasi kalau di-USG ada nodul tiroid. Jadi kalau di sini, sekarang ini ada 200 orang, 60% dari 200 orang itu di antara kita, itu ada nodul tiroidnya," ujarnya.