Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Transplantasi Rambut, Ini Manfaatnya yang Perlu Diketahui
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Hanya karena Usia, Ini Penyebab Rambut Cepat Beruban

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10:00 WIB
Bukan Hanya karena Usia, Ini Penyebab Rambut Cepat Beruban
Banyak orang mulai menemukan uban meski masih berusia muda karena dipicu berbagai faktor. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rambut cepat beruban ternyata tidak selalu dipengaruhi faktor usia. Banyak orang mulai menemukan uban meski masih berusia muda karena dipicu berbagai faktor, mulai dari genetik, stres, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Selama ini, uban identik dengan tanda penuaan. Namun, kenyataannya rambut kehilangan warna alaminya dapat terjadi lebih cepat tergantung kondisi tubuh dan gaya hidup seseorang.

Dikutip dari Vogue, Robert H Shmerling dari Harvard Health Publishing menjelaskan banyak orang menganggap stres sebagai penyebab utama rambut beruban. Dia mencontohkan perubahan penampilan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang terlihat lebih beruban setelah menjabat.

Meski begitu, menurutnya proses munculnya uban jauh lebih kompleks dibanding sekadar stres. Ada berbagai faktor biologis dan lingkungan yang ikut memengaruhi perubahan warna rambut.

1. Faktor Genetik Jadi Penyebab Utama

Faktor genetik disebut menjadi penyebab terbesar rambut mulai beruban. Gen yang diwariskan dari orang tua sangat menentukan kapan rambut kehilangan pigmen alami.

Penuaan rambut juga dipengaruhi kombinasi faktor lingkungan, terutama saat memasuki usia 50 hingga 60 tahun. Pada fase tersebut, kualitas rambut mulai menurun, volume rambut berkurang, dan warna alami memudar. Sebab itu, seseorang bisa mengalami uban lebih cepat dibanding orang lain meski memiliki tingkat stres yang hampir sama.

2. Stres Bisa Mempercepat Munculnya Uban

Walau bukan penyebab utama, stres tetap dapat mempercepat proses munculnya uban. Kondisi stres berkepanjangan dapat memicu telogen effluvium, yaitu kondisi rambut rontok lebih cepat dari biasanya.

Saat rambut tumbuh kembali, rambut baru yang muncul bisa berwarna abu-abu atau putih karena produksi pigmennya sudah menurun. Kondisi tersebut membuat banyak orang merasa uban muncul mendadak setelah mengalami tekanan emosional berat atau kelelahan berkepanjangan.

3. Kondisi Medis Tertentu

Selain faktor usia dan stres, beberapa kondisi kesehatan juga dikaitkan dengan uban prematur. Beberapa di antaranya seperti vitiligo, alopecia areata, penyakit tiroid, hingga inflamasi kronis.

Gangguan kesehatan tersebut dapat memengaruhi produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna alami pada rambut. Ketika produksi melanin terganggu, rambut akan kehilangan warna dan berubah menjadi putih atau abu-abu lebih cepat.

4. Kekurangan Nutrisi dan Gaya Hidup

Kekurangan nutrisi tertentu juga disebut dapat memicu rambut cepat beruban. Nutrisi yang paling sering dikaitkan dengan uban prematur antara lain vitamin B12, vitamin D, protein, dan tembaga.

Selain itu, kebiasaan sehari-hari seperti merokok, paparan bahan kimia tertentu, hingga penggunaan obat-obatan tertentu juga berpengaruh terhadap kesehatan rambut. 

Sebab itu, munculnya uban bukan hanya dipicu usia, tetapi merupakan kombinasi faktor biologis, genetik, kesehatan, lingkungan, hingga gaya hidup sehari-hari.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut