Bunda, Rasa Cemas Ternyata Membuat Bayi Menolak Minum ASI Ini Penjelasannya!
JAKARTA, iNews.id - Bagi ibu, memberikan Air Susu Ibu (ASI) adalah momen yang harus dinikmati dengan perasaan bahagia, sebab ternyata hal itu terbukti memberi kebaikan pada sang bayi.
"Saat si ibu bahagia memberikan ASI buat bayinya, produksi ASI pun akan meningkat dan kualitas ASI yang dihasilkan akan jauh lebih baik," kata Psikolog Klinis, Indria Laksmi Gamayanti, dalam Talkshow Virtual Hari Keluarga Nasional 2021 'Keluarga Keren Cegah Stunting', Selasa (29/6/2021).
Sebab itu penting sekali bagi para ibu untuk merasa senang dan bahagia saat menyusui. Dia menjelaskan apa yang akan terjadi saat si ibu merasa cemas saat menyusui.
"Beda dengan ibu yang menyusui dalam kondisi cemas, produksi asi menjadi sedikit dan juga anak bisa menolak minum ASI. Karena apa? Saat cemas, suhu tubuh si ibu meningkat, detak jantung jadi cepat, dan ini yang membuat anak enggak nyaman di dekapan ibunya dan pada akhirnya menolak minum ASI," ujarnya lagi.
Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK) itu pun menyarankan agar saat menyusui, para ibu tidak sembari memegang ponsel. "Berikan perhatian Anda sepenuhnya pada si bayi karena ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi tumbuh kembangnya," tuturnya.
"Salah satu masalah yang bisa timbul akibat paparan sinar gadget pada bayi adalah masalah terlambat bicara atau speech delay. Untuk itu, gadget tidak boleh diperkenalkan pada anak di bawah 2 tahun," katanya lagi.
Lebih jauh, Prof Hartono Gunardi, SpAK, yang juga seorang Ketua Satgas Stunting Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberi saran supaya anak-anak di bawah 2 tahun agar tidak berinteraksi dengan layar gadget.
"IDAI tidak menganjurkan anak usia di bawah 2 tahun memiliki pajanan layar gadget karena memberikan efek buruk pada pertumbuhannya," katanya.
Editor: Dyah Ayu Pamela