Cara Melancarkan Haid yang Tidak Teratur, Kenali Dulu Penyebab Telat Menstruasi
JAKARTA, iNews.id - Cara melancarkan haid yang tidak teratur sebenarnya mudah, namun perlu dilakukan secara konsisten. Setiap perempuan mempunyai masa menstruasi yang berbeda-beda. Ada yang teratur, namun ada juga yang tidak teratur dan tidak dapat diprediksi.
Rata-rata, seorang perempuan mendapatkan menstruasi setiap 24 hingga 38 hari. Suatu periode biasanya berlangsung sekitar 2 sampai 8 hari. Apakah menstruasi Anda teratur? Jika tidak teratur, apakah perlu perawatan? Melansir dari webmd, Rabu (5/1/2022), berikut cara melancarkan haid yang tidak teratur.
Sebelumnya ketahui dulu bahwa waktu antara setiap periode menstruasi mulai berubah. Anda kehilangan lebih banyak atau lebih sedikit darah selama periode dari biasanya. Kemudian jumlah hari menstruasi Anda sangat bervariasi
Banyak hal yang bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Perubahan tingkat hormon estrogen dan progesteron tubuh Anda dapat mengganggu pola normal menstruasi Anda. Oleh karena itu, remaja putri yang memasuki masa pubertas dan wanita menjelang menopause umumnya mengalami menstruasi yang tidak teratur.
Penyebab umum lainnya dari menstruasi yang tidak teratur meliputi:
1. Memiliki alat kontrasepsi dalam rahim
2. Mengganti pil KB atau menggunakan obat-obatan tertentu
3. Terlalu banyak berolahraga
4. Sindrom ovarium polikistik
5. Kehamilan atau menyusui
6. Stres
7. Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme)
8. Penebalan atau polip pada lapisan rahim
9. Fibroid rahim
Penyebab yang kurang umum adalah jaringan parut (adhesi) yang parah pada lapisan rahim, suatu kondisi yang oleh dokter disebut sindrom Asherman.
Sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan hipotiroidisme adalah dua penyebab umum menstruasi tidak teratur pada wanita. Secara umum, tujuan pengobatan adalah mengembalikan keseimbangan hormon dalam tubuh.
Ada beberapa hal yang dapat membantu melancarkan haid yang tidak teratur:
Jika Anda menderita PCOS, dokter Anda mungkin merekomendasikan pil KB atau hormon lain untuk memicu menstruasi. Jika Anda menderita hipotiroidisme, tiroid kurang aktif, Anda mungkin perlu mengonsumsi hormon tiroid.
Ganti alat kontrasepsi, jika Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur setelah 3 bulan kontrasepsi hormonal, dokter mungkin merekomendasikan jenis kontrasepsi lain. Beberapa wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur saat menggunakan Nexplanon, Depo-Provera, atau IUD.
Ubah gaya hidup, beberapa wanita mengalami perubahan menstruasi karena terlalu banyak berolahraga. Anda mungkin perlu mengurangi latihan Anda atau berolahraga lebih jarang. Jika stres adalah masalahnya, pelajari cara mengelola stres Anda atau berbicara dengan Psikolog mungkin bisa membantu.
Perubahan ekstrim pada berat badan Anda dapat memengaruhi menstruasi Anda. Penambahan berat badan dapat mempersulit tubuh Anda untuk berovulasi, jadi penurunan berat badan bisa membantu mengatasi hal itu. Tetapi penurunan berat badan yang ekstrem dan tiba-tiba juga dapat menyebabkan menstruasi yang jarang atau tidak teratur.
Terapi hormon, siklus menstruasi yang tidak teratur seringkali disebabkan oleh kurangnya atau ketidakseimbangan hormon tertentu dalam tubuh. Dokter sering meresepkan pil KB , kontrasepsi oral yang mengandung hormon estrogen dan progesteron untuk membantu mengontrol menstruasi yang tidak teratur.
Jika Anda mengalami menstruasi yang tidak teratur dan sedang mencoba untuk hamil, dokter mungkin akan meresepkan perawatan hormon lainnya.
Terkadang, jaringan parut atau masalah struktural di rahim atau saluran tuba dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur. Dokter Anda mungkin merekomendasikan operasi untuk memperbaiki masalah struktural atau cacat lahir, terutama jika Anda ingin memiliki anak. Ini juga dapat dilakukan untuk menghilangkan jaringan parut yang parah di saluran reproduksi.
Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki periode bulanan yang teratur dan polanya berubah. Dokter Anda mungkin memberi Anda pemeriksaan fisik dan tes lain untuk menyingkirkan kehamilan atau masalah kesehatan.
Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu gejala berikut:
1. Anda melewatkan tiga periode atau lebih dalam setahun.
2. Anda mendapatkan menstruasi lebih sering daripada setiap 21 hari.
3. Anda mendapatkan menstruasi lebih jarang daripada setiap 35 hari.
4. Anda mengalami pendarahan lebih banyak dari biasanya selama periode Anda.
5. Anda mengalami pendarahan selama lebih dari 7 hari.
6. Anda mengalami lebih banyak rasa sakit dari biasanya selama suatu periode.
Editor: Dyah Ayu Pamela