Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : YSIB Apresiasi Mural MNC Peduli dan Dulux, Bikin Ruang Terapi Anak Disabilitas Lebih Ceria
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Risiko Disabilitas Sejak Dini, MNC Peduli, Dulux dan YSIB Gelar Edukasi Kesehatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:21:00 WIB
Cegah Risiko Disabilitas Sejak Dini, MNC Peduli, Dulux dan YSIB Gelar Edukasi Kesehatan
MNC Peduli, Dulux, dan Yayasan Sayap Ibu Banten (YSIB) berkolaborasi menggelar edukasi kesehatan deteksi dini pencegahan disabilitas. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG SELATAN, iNews.id - MNC Peduli, Dulux, dan Yayasan Sayap Ibu Banten (YSIB) berkolaborasi menggelar edukasi deteksi dini pencegahan disabilitas pada anak di Sekolah Khusus Sayap Ibu, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini juga diiringi penataan ruang terapi melalui pembuatan mural untuk menghadirkan lingkungan yang lebih ramah bagi anak penyandang disabilitas.

Edukasi bertajuk "Deteksi Dini Pencegahan Anak Menyandang Disabilitas" tersebut diikuti 37 peserta usia produktif dan 37 penyuluh kesehatan. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta memantau tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan.

Ketua Umum Yayasan Sayap Ibu Banten, Edwin Arifandi, berharap kolaborasi lintas sektor tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi program edukasi yang menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Kegiatan hari ini hendaknya tidak berhenti sebagai sebuah acara seremonial. Semoga kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperluas edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat kepedulian, serta membangun lingkungan yang semakin inklusif bagi anak-anak disabilitas," ujar Edwin dalam sambutannya.

Menurut Edwin, pemenuhan hak anak penyandang disabilitas membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat. Dukungan tersebut diperlukan untuk membuka kesempatan bagi anak-anak disabilitas agar dapat mengembangkan potensi dan kemampuan mereka.

Dia juga berharap kerja sama dengan MNC Peduli dan Dulux dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi yang meningkatkan pemahaman masyarakat tentang anak penyandang disabilitas.

"Dan ke depannya, kami sangat berharap kita terus berkolaborasi, terus memberikan edukasi terhadap program-program yang kita rencanakan untuk menginformasikan ke masyarakat terkait dengan anak-anak difabel. Itu yang sangat kita butuhkan," katanya.

Selain edukasi kesehatan, kegiatan tersebut diisi dengan unjuk kreativitas anak penyandang disabilitas dan peresmian mural di area kolam renang terapi YSIB. Pembuatan mural didukung penyaluran cat dari Dulux dan dikerjakan oleh tim Ngakarya.

Mural tersebut dihadirkan untuk menciptakan suasana yang lebih ceria di area terapi. Penataan lingkungan ini diharapkan membuat anak-anak merasa lebih nyaman saat menjalani terapi maupun mengikuti kegiatan pendidikan.

Wakil Ketua Umum MNC Peduli, Syafril Nasution, mengatakan pembuatan mural merupakan bagian dari upaya mendukung fasilitas yang lebih bersahabat bagi anak penyandang disabilitas.

"Hari ini MNC Peduli bekerja sama dengan Dulux dan Yayasan Sayap Ibu Banten. Ini adalah suatu fasilitas untuk anak-anak disabilitas. Jadi, sama-sama kita membangun bersama Dulux, membangun atau membuat mural di area yang bisa bermanfaat bagi anak-anak dalam menciptakan suasana nyaman dan lingkungan yang bersahabat pada saat mereka melakukan terapi," ujar Syafril.

Kolaborasi MNC Peduli, Dulux, dan YSIB ini mencakup edukasi kesehatan, dukungan terhadap kreativitas anak, serta penataan fasilitas terapi. Ketiga pihak berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kepedulian masyarakat sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang inklusif bagi anak penyandang disabilitas.

Melalui program berkelanjutan, edukasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat. Dukungan terhadap fasilitas terapi dan pendidikan juga menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan bagi anak penyandang disabilitas untuk tumbuh dan mengembangkan potensinya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut