Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warna Dahak Berdarah Bisa Jadi Tanda TBC, Begini Kata Menkes
Advertisement . Scroll to see content

Dahak Terasa Nyangkut di Tenggorokan? Coba Trik Pernapasan Ini

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01:00 WIB
Dahak Terasa Nyangkut di Tenggorokan? Coba Trik Pernapasan Ini
jangan langsung memaksakan batuk berulang kali atau mengejan terlalu keras karena ada teknik pernapasan yang bisa dicoba untuk membantu mengeluarkan dahak. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dahak yang terasa nyangkut di tenggorokan saat batuk bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Jika sulit dikeluarkan, jangan langsung memaksakan batuk berulang kali atau mengejan terlalu keras karena ada teknik pernapasan yang bisa dicoba untuk membantu mengeluarkan dahak.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, membagikan teknik pernapasan bernama *Huff Cough* melalui video di akun Instagram miliknya. Teknik ini dilakukan dengan mengatur embusan napas untuk membantu mendorong dahak naik sehingga lebih mudah dikeluarkan.

“POV: Ngasih tau yang lagi batuk dahaknya nyangkut atau susah keluar. Jangan dipaksa ngeden terus, biar plong, lakuin cara ini,” tulis dr Cecep, dikutip Jumat (16/10/2026).

Cara Melakukan Teknik Huff Cough

Teknik Huff Cough dapat dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, tarik napas secara santai menggunakan pernapasan perut hingga perut mengembang, kemudian embuskan perlahan. Ulangi gerakan tersebut sebanyak tiga kali.

Selanjutnya, tarik napas melalui hidung dan tahan selama sekitar tiga detik. Ambil napas dengan volume sedang, kemudian embuskan secara spontan sambil mengeluarkan suara seperti mengucapkan huruf O. Setelah itu, embuskan napas dengan suara mendesis.

Ketika dahak mulai terasa naik ke tenggorokan, lakukan batuk ringan sebanyak satu hingga dua kali untuk membantu mengeluarkannya. Jika dahak belum naik, tahapan pernapasan dapat diulangi sesuai petunjuk teknik tersebut.

“Ulangi tahap 1-3 sampai dahak naik, baru masuk tahap 4,” ucapnya.

Dalam keterangannya, dr. Cecep mengingatkan agar seseorang tidak memaksakan dahak keluar dengan batuk terus-menerus atau mengejan terlalu kuat. Menurut dia, tindakan tersebut dapat meningkatkan tekanan di dada dan membuat saluran napas menyempit.

“Ibarat selang air yang dipencet kencang sampai gepeng, airnya (dahak) jadi kejepit di dalam. Teknik Huff Cough di video ini mengatur tekanan udara agar saluran tetap terbuka, jadi dahak bisa meluncur naik tanpa hambatan,” kata dr Cecep.

Tips Membantu Meredakan Keluhan Dahak

Selain mencoba teknik Huff Cough, menjaga kecukupan cairan tubuh juga penting ketika sedang batuk. Minum air yang cukup membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama pemulihan, meskipun bukti mengenai efek langsungnya dalam mengencerkan dahak masih terbatas.

Posisi tidur juga dapat disesuaikan agar lebih nyaman. Dr. Cecep menyarankan untuk menghindari posisi telentang datar ketika dahak terasa banyak dan mencoba tidur menyamping atau meninggikan posisi kepala serta tubuh bagian atas menggunakan bantal.

“Kalau dahak lagi banyak, hindari tidur telentang datar. Coba tidur menyamping atau ganjal bantal agak tinggi (setengah duduk). Gaya gravitasi bantu mencegah dahak numpuk di satu titik,” ujar dr Cecep.

Kebersihan udara di dalam ruangan pun perlu diperhatikan. Paparan asap rokok, debu, dan udara yang terlalu kering dapat mengiritasi saluran pernapasan serta memperburuk keluhan pada sebagian orang. Karena itu, hindari asap rokok, gunakan masker saat membersihkan rumah, dan jaga kelembapan ruangan jika udara terlalu kering.

Meski sejumlah cara tersebut bisa dicoba untuk membantu mengatasi ketidaknyamanan akibat dahak, perhatikan gejala yang menyertai batuk. Segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas berat atau batuk berdarah. Demam tinggi yang berlangsung lebih dari tiga hari dan batuk yang tidak membaik setelah dua minggu juga perlu diperiksakan ke dokter.

“Kapan ke dokter? Kalau batuk berdarah, sesak napas berat, demam tinggi lebih dari 3 hari, atau batuk tidak membaik lebih dari 2 minggu,” kata dr Cecep.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut