Efektivitas Tes Antigen Akan Menurun saat Masyarakat Banyak yang Divaksinasi Covid-19
JAKARTA, iNews.id - Swab antigen untuk skrining Covid-19 yang selama ini menjadi syarat utama di seluruh negara, akan kurang efektif karena banyaknya masyarakat yang divaksinasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Diagnostik Roche, Thomas Schinecker belum lama ini.
Sebelumnya diketahui, tes antigen menjadi salah satu hal yang paling sering dilakukan masyarakat. Tes ini terbilang akurat dalam mendeteksi infeksi Covid-19 terutama pada flu. Tes ini juga banyak digunakan sejak viral load yang lebih tinggi ditemukan pada sistem saluran pernapasan manusia.
Meski demikian, kondisi tersebut kemungkinan akan berubah setelah suntikan vaksin Covid-19 dilakukan untuk mencegah infeksi parah dengan viral load tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya perpindahan pengujian Covid-19 di kemudian hari menuju tes molekuler atau lebih dikenal sebagai Polymerase Chain Reaction (PCR) yang lebih akurat.
“Jika Anda melihat pada kasus flu, sebenarnya tes cepat antigen bukanlah metode yang disukai karena viral load tidak terlalu tinggi, sehingga memiliki masalah dalam pendeteksiannya. Tak heran jika mendapatkan hasil negatif palsu,” ujar Schinecker, dilansir dari Reuters, Sabtu (27/3/2021).
Lebih jauh dia mengatakan ketika seseorang divaksinasi, maka pengujian tes cepat antigen akan menjadi kurang relevan untuk dilakukan. Dia juga menilai setelah pandemi mereda, virus Covid-19 diperkirakan masih akan menyebabkan infeksi pada tahun-tahun mendatang.
Schinecker memperkirakan pasar pengujian PCR global untuk Covid-19 bakal menjadi semakin besar dibandingkan pengujian flu tahunan yang ada saat ini. Saat ini anggaran yang dialokasikan untuk pengujian Covid-19 berada di angka miliaran dolar setiap tahunnya.
Editor: Dyah Ayu Pamela