Epidemiolog Akui Covid-19 Varian Omicron Tidak Separah Delta, Ini Alasannya

Leonardus Selwyn ยท Jumat, 14 Januari 2022 - 15:24:00 WIB
Epidemiolog Akui Covid-19 Varian Omicron Tidak Separah Delta, Ini Alasannya
Ilustrasi peneliti mempelajari varian baru Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id – Epidemiologi dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman membenarkan  bahwa varian Omicron mengalami sedikit penurunan tingkat keparahan dibandingkan dengan varian Delta. Namun varian asal Afrika Selatan ini tetap tidak dapat dianggap remeh karena sama-sama berbahaya.

Sebagaimana diketahui varian yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada 24 November 2021 memiliki banyak sekali mutasi pada proton spike. Kondisi ini membuat varian Omicron memiliki kemampuan menginfeksi yang jauh lebih cepat ketimbang varian sebelumnya.

Selain itu varian Omicron juga memiliki kemampuan untuk mereinfeksi tubuh manusia meski sudah mendapatkan kekebalan tubuh dari vaksinasi, dan kekebalan alami dari infeksi Covid-19 sebelumnya, atau bahkan dari infeksi plus vaksinasi.

"Jadi kalau secara keparahan memang ada penurunan dibandingkan Delta tapi kalau potensi dia mengalami pemburukan tetap ada. Dan itu harus dihindari dengan cara melakukan monitoring yang ketat," kata dr Dicky, saat dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Dicky, monitoring ketat yang dilakukan pemerintah memiliki manfaat untuk mencegah kasus-kasus perburukan dan kematian yang sebetulnya tidak harus terjadi dan bisa dihindari. Selain itu Dicky juga menyarankan pemerintah untuk merevisi status kasus kontak.

"Pemerintah pusat maupun daerah juga harus mulai melihat pada giliran adalah merevisi kasus kontak. Karena varian Omicron ini begitu cepat dan efektif dalam menular dan akan banyak orang dalam kasus kontak," katanya.

Editor : Elvira Anna

Bagikan Artikel: