Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Temuan Bayi Baru Lahir di Pejaten, Diduga Ditinggalkan Kakak Beserta Perlengkapannya
Advertisement . Scroll to see content

Ganjar Pranowo Perjuangkan Wujudkan 1 Desa 1 Puskesmas

Selasa, 03 Oktober 2023 - 17:55:00 WIB
Ganjar Pranowo Perjuangkan Wujudkan 1 Desa 1 Puskesmas
Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo wujudkan satu desa satu puskesmas. (foto: dok MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo selalu memaparkan dan mendiskusikan gagasannya jika terpilih sebagai Presiden ke-8, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. Salah satu permasalahan krusial yang menjadi perhatiannya adalah kesehatan. 

Program yang Ganjar Pranowo usung ialah ‘Satu Desa Satu Puskesmas dan Satu Dokter’. Ganjar memaparkan gagasannya di hadapan para mahasiswa FISIP di Universitas Indonesia.

Permasalahan krusial yakni fasilitas kesehatan Indonesia saat ini yang belum memadai dan akses kesehatan yang terbatas. Memberi permasalahan baru lainnya, seperti akhirnya masyarakat daerah lebih memilih untuk berobat ke dukun. 

"Untuk menuju Indonesia Emas, masyarakat harus makmur, sehat, pintar dan produktif. Nah soal kesehatan ini, masih banyak PR yang harus kita selesaikan," ujar Ganjar.

"Untuk itu, saya menargetkan ke depan harus terpenuhi satu desa satu Puskesmas dan satu dokter. Agar masyarakat mudah mengakses fasilitas kesehatan di manapun mereka berada," ujarnya menjelaskan.

Ganjar juga akan membenahi adanya sistem pendidikan yang ada di Indonesia khususnya kedokteran yang memiliki stereotype sulit dan mahal. Kualitas dokter di Indonesia juga akan disoroti karena banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih berobat ke luar negeri ketimbang dalam negeri.

"Saya punya pengalaman mendampingi perguruan tinggi yang ingin mengusulkan dibukanya prodi kedokteran. Itu sulitnya minta ampun. Padahal kita masih kekurangan dokter, kan harusnya ini dipermudah," ujarnya.

"Ini PR yang harus kita selesaikan. Bagaimana infrastruktur kesehatan harus merata, kualitas dokter ditingkatkan dan lainnya. Dan ini mesti cepat," katanya.

Pengembangan industri alat-alat kesehatan juga menjadi fokusnya. Hal ini dikarenakan alkes masih didatangkan dari luar negeri dan Indonesia belum bisa memproduksi sendiri.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut