Gigi Berlubang Jangan Dibiarkan, Bisa Ganggu Makan dan Kemampuan Bicara
JAKARTA, iNews.id - Gigi berlubang kerap dianggap sebagai masalah kesehatan yang biasa terjadi dan dapat ditangani ketika rasa sakit mulai muncul. Padahal, kondisi gigi yang bermasalah dapat mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari makan hingga kemampuan berbicara.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Kondisi gigi juga berperan dalam menunjang kenyamanan, fungsi mengunyah, komunikasi, hingga rasa percaya diri.
Dokter gigi SMART Dental, drg Harum Azania Susanto, mengatakan setiap pasien memiliki kondisi gigi dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Karena itu, pemeriksaan menjadi langkah penting sebelum menentukan perawatan.
“Setiap pasien memiliki kondisi gigi dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Melalui pemeriksaan yang menyeluruh, dokter dapat memahami kondisi gigi, gusi, susunan gigi, serta fungsi gigitan pasien sebelum menyusun rekomendasi perawatan," kata drg. Harum dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
“Dengan perencanaan yang tepat, perawatan dapat dilakukan secara lebih terarah, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien,” lanjutnya.
Gigi Berlubang Bisa Ganggu Makan
Dia menjelaskan, gigi memiliki peran penting dalam proses makan karena berfungsi mengunyah makanan agar lebih mudah diproses oleh tubuh.
Ketika gigi berlubang, nyeri, atau goyang, seseorang bisa merasa tidak nyaman saat mengunyah. Kondisi tersebut bahkan dapat membuat seseorang menghindari makanan tertentu.
Jika masalah berlangsung dalam waktu lama, pola makan dan kualitas asupan nutrisi sehari-hari dapat ikut terpengaruh. Karena itu, menjaga kesehatan gigi menjadi bagian penting untuk menunjang aktivitas makan.
Pemeriksaan rutin diperlukan agar masalah gigi dapat diketahui lebih awal. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan pasien.
Kondisi Gigi Bisa Pengaruhi Kemampuan Bicara
Tak hanya untuk mengunyah, kondisi gigi juga berperan dalam kemampuan seseorang berbicara dengan jelas. Posisi dan kondisi gigi, terutama gigi bagian depan, turut berperan dalam pembentukan suara dan pengucapan kata.
“Gigi yang hilang, terlalu renggang, atau susunannya tidak teratur dapat memengaruhi artikulasi. Kemampuan berbicara dengan jelas tentunya penting bagi anak-anak maupun orang dewasa, baik dalam proses belajar, bekerja maupun berkomunikasi,” ungkap drg. Harum.
Artikulasi yang terganggu dapat membuat seseorang merasa kurang nyaman saat berkomunikasi. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi rasa percaya diri, terutama ketika berbicara atau tersenyum di depan orang lain.
Karena itu, perawatan gigi tidak semata-mata ditujukan untuk memperbaiki penampilan. Perawatan yang tepat juga membantu menjaga fungsi gigi dan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Gigi Berjejal Tingkatkan Risiko Masalah Mulut
Selain gigi berlubang, susunan gigi juga perlu diperhatikan. Gigi yang berjejal atau tidak teratur dapat membuat sejumlah area lebih sulit dibersihkan.
“Kondisi ini meningkatkan risiko penumpukan plak, gigi berlubang, dan gangguan pada gusi. Karena itu, evaluasi kondisi gigi oleh dokter gigi penting dilakukan, terutama bila terdapat keluhan seperti gigi bertumpuk, sulit dibersihkan, atau rahang terasa tidak nyaman,” jelasnya.
Pemeriksaan oleh dokter gigi dapat membantu mengetahui kondisi gigi, gusi, susunan gigi, serta fungsi gigitan. Hasil pemeriksaan kemudian menjadi dasar untuk menentukan langkah perawatan yang sesuai.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SMART Dental mengadakan Independence Open Day “Merdeka Tersenyum” pada 19-21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diisi dengan konsultasi dan pemeriksaan kondisi gigi. Pemeriksaan seperti panoramic X-ray dan digital 3D smile scan juga diperkenalkan sesuai kebutuhan pemeriksaan pasien.
Salah satu pilihan perawatan yang diperkenalkan adalah clear aligner untuk kasus ortodonti tertentu dengan tingkat kompleksitas ringan. Namun, jenis perawatan tetap perlu ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter.
Menjaga kesehatan gigi sejak dini dan melakukan pemeriksaan secara rutin dapat membantu mendeteksi masalah sebelum berkembang lebih jauh. Dengan gigi yang sehat, aktivitas makan, berbicara, dan berinteraksi sehari-hari dapat berlangsung lebih nyaman.
Editor: Dani M Dahwilani