Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kesehatan Pencernaan Jadi Fokus Utama Masyarakat Modern, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Ini Cara Sederhana Kurangi Stres

Kamis, 11 Oktober 2018 - 00:01:00 WIB
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Ini Cara Sederhana Kurangi Stres
Minum teh bikin pikiran rileks. (Foto: Zee News)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day 2018 yang jatuh Rabu 10 Oktober, kembali menyadarkan betapa pentingnya kesehatan mental dan mengapa hal tersebut harus diperhatikan. Sama halnya dengan kesehatan fisik, kondisi kesehatan mental yang buruk juga memengaruhi tubuh dan kesehatan secara umum.

Ungkapan jika kesehatan fisik dan mental selalu berjalan beriringan, juga pernyataan yang benar adanya. Sebab jika mental dan jiwa mengalami kelelahan, fisik pun turut mendapatkan dampaknya. Mulai dari merasakan sakit kepala, kelelahan, hingga masalah jantung.

Tetapi Anda tak perlu khawatir. Sebab, stres dan tanda-tanda awal depresi bisa ditangani dengan melakukan hal-hal sederhana. Apa saja, yuk simak informasinya seperti dirangkum dari Healthline, Kamis (11/10/2018).

Mendengar Musik

Jika Anda menyukai musik, mendengarkan lagu-lagu kesukaan Anda bisa mengurangi perasaan tertekan yang Anda alami. Sebab, mendengarkan musik-musik yang tenang memiliki efek positif pada otak dan tubuh. Selain itu juga dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kortisol, hormon yang terkait dengan stres.

Minum Teh atau Kopi

Minum minuman teh atau kopi yang memiliki kandungan kafein ternyata dapat mengurangi kadar stres dalam tubuh. Bahkan, sebuah studi dalam World Journal of Biological Psychiatry mengungkapkan, kopi hitam dapat meningkatkan harapan hidup pasien yang depresi. Ini diduga karena kandungan kafein yang ada pada kopi. Selain itu, minum teh terutama teh hijau mengandung antioksidan, theanine, dan asam amino dapat memberikan efek menenangkan pada sistem saraf.

Konsumsi Makanan yang Sehat

Saat stres, kita kerap kali mengambil makan makanan yang sangat gurih atau manis. Seperti kue-kue manis atau makanan olahan yang tak sehat bagi tubuh. Padahal, stres dan pola makan yang tepat sangat erat kaitannya. Jadi cobalah mengonsumsi buah dan sayuran, serta ikan dengan tingkat asam lemak omega-3 yang tinggi karena kandungan itu terbukti mengurangi gejala stres.

Tidur Cukup

Stres dan kualitas tidur bagaikan lingkaran setan. Ketika stres, kemungkinan Anda mengalami kesulitan tidur atau tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik. Namun ketika Anda kurang tidur, hal tersebut bisa meningkatkan hormon stres. Jadi, cobalah mencari cara agar pola tidur Anda kembali normal sekira tujuh hingga delapan jam per hari. Anda mungkin bisa mematikan televisi, remang-remang lampu, dan beri waktu untuk bersantai sebelum tidur.

Selamat mencoba!

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut