Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pendaki Gunung Ciremai Ditinggal Sendirian saat Alami Hipotermia, Netizen Murka!
Advertisement . Scroll to see content

Hipotermia Bisa Berujung Kematian, Ini 5 Cara Mengatasinya

Senin, 03 Maret 2025 - 06:53:00 WIB
Hipotermia Bisa Berujung Kematian, Ini 5 Cara Mengatasinya
Dilansir dari Mayo Clinic, Senin (3/3/2025), berikut cara tepat menangani hipotermia saat mendaki gunung. (Foto: Ilustrasi/IG Kemenkes)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus dua pendaki asal Indonesia, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono meninggal akibat hipotermia menjadi perhatian publik. Ini setelah mereka mendaki puncak Gunung Carstenzs di Timika, Papua. 

Lilie dan Elsa mengalami hipotermia saat cuaca buruk di puncak gunung. Hipotermia adalah kondisi yang terjadi saat suhu inti tubuh turun di bawah 95 derajat Fahrenheit (35 derajat Celsius). Dalam hipotermia, tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya menghasilkan panas, yang menyebabkan suhu tubuh rendah. Suhu tubuh normal adalah sekitar 98,6 derajat Fahrenheit (37 derajat Celsius).

Mengenali gejala hipotermia sangat penting khususnya saat Anda tengah berada dalam cuaca dan kondisi buruk dan berisiko tinggi mengalami hipotermia. Sebab itu, penting memahami penolongan pertama saat mengalami hipotermia.

Dilansir dari Mayo Clinic, Senin (3/3/2025), berikut cara tepat menangani hipotermia terutama saat mendaki gunung.

1. Tangani dengan Lembut

Saat membantu seseorang yang mengalami hipotermia, tangani mereka dengan lembut. Pindahkan orang tersebut hanya seperlunya. Jangan memijat atau menggosoknya. Gerakan yang kuat atau mengagetkan dapat memicu serangan jantung.

2. Jauhkan dari udara dingin

Selanjutnya memindahkan orang yang terkena hipotermia dari udara dingin ke lokasi yang lebih hangat dan kering jika memungkinkan. Jika tidak memungkinkan untuk dipindahkan, lindungi orang tersebut dari udara dingin dan angin sebisa mungkin. Orang tersebut harus tetap dalam posisi datar jika memungkinkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut