Jalan Kaki 30 Menit Bikin Otak Lebih Sehat, Begini Kata Dokter
JAKARTA, iNews.id - Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik sederhana yang ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan otak. Tak hanya membantu menjaga kebugaran dan membakar kalori, kebiasaan berjalan kaki secara rutin disebut dapat mendukung fungsi memori dan kemampuan belajar.
Hal itu disampaikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Noah Jefferson Permana melalui unggahan video di akun Instagramnya. Dia membagikan fakta ilmiah mengenai dampak jalan kaki terhadap fungsi kognitif.
“Sebagai dokter, kerennya jalan kaki itu bisa memperbesar bagian otak yang berhubungan dengan memori, sini aku jelasin,” ujar dr. Noah, dikutip Senin (24/8/2026).
Menurut dr Noah, manfaat tersebut berkaitan dengan peningkatan produksi BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor) di dalam otak. Senyawa ini berperan dalam mendukung pertumbuhan, pemeliharaan, serta perlindungan sel-sel saraf.
“Jalan kaki rutin bisa bikin BDNF si pupuk otak naik. Pembentukan sel saraf baru lebih optimal, perlindungan dari penurunan kognitif, volume Hippocampus naik. Fungsi memori dan belajar lebih baik,” ucapnya.
BDNF kerap dianalogikan sebagai “pupuk” bagi otak karena membantu mendukung kesehatan jaringan saraf. Peningkatan faktor tersebut berkaitan dengan hippocampus, bagian otak yang memiliki peran penting dalam pembentukan dan penyimpanan memori.
Dengan demikian, aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga fungsi otak. Kebiasaan tersebut juga berpotensi membantu mempertahankan kemampuan kognitif seiring bertambahnya usia.
Menariknya, mendapatkan manfaat tersebut tidak harus dilakukan dengan olahraga berintensitas tinggi. Jalan kaki dengan durasi dan intensitas yang sesuai juga dapat menjadi pilihan aktivitas fisik yang mudah dilakukan sehari-hari.
“Jalan kaki enggak perlu pace tinggi atau sepatu fancy, cukup 30 sampai 40 menit saja per hari, 3 kali per minggu. HR zone 2 rutinin terus buat dapat efek optimal. Sehat terus kawan,” kata dr Noah.
Kebiasaan berjalan kaki juga relatif mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian. Konsistensi menjadi hal penting agar aktivitas fisik tersebut dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh sekaligus membantu menjaga kesehatan otak.
Jalan kaki selama 30-40 menit beberapa kali dalam sepekan pun dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan hidup aktif, tanpa membutuhkan perlengkapan olahraga yang mahal.
Editor: Dani M Dahwilani