Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Krakatau Erupsi, MUI Ajak Sisihkan Sebagian Rezeki dan Ringankan Korban Musibah
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Anggap Sepele Abu Vulkanik, Partikel Halus Bisa Rusak Pembuluh Darah hingga Picu Stroke

Senin, 07 September 2026 - 09:48:00 WIB
Jangan Anggap Sepele Abu Vulkanik, Partikel Halus Bisa Rusak Pembuluh Darah hingga Picu Stroke
Selain mengganggu sistem pernapasan, partikel halus abu vulkanik dapat memicu peradangan pada pembuluh darah hingga meningkatkan risiko stroke. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jangan anggap sepele abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi. Selain mengganggu sistem pernapasan, partikel halus dalam abu vulkanik dapat memicu peradangan pada pembuluh darah hingga meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah yang berpotensi menyebabkan stroke.

Dokter Spesialis Pembuluh Darah, Jantung, dan Varises, dr Vito Damay, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai paparan abu vulkanik. Menurut dia, partikel abu vulkanik memiliki karakteristik berbeda dengan debu biasa dan dapat memberikan dampak terhadap sistem peredaran darah.

"Partikel-partikel dari abu vulkanik itu bukan seperti debu biasa. Dia membuat kerusakan, injury, inflamasi atau peradangan pada pembuluh darah," ujar dr Vito dalam unggahan video di akun Instagramnya, dikutip Senin (7/9/2026).

Partikel halus yang terdapat dalam abu vulkanik dapat memicu proses peradangan pada dinding pembuluh darah. Kondisi tersebut berisiko meningkatkan pembentukan gumpalan darah atau memperburuk penumpukan plak di dalam pembuluh darah.

Gangguan pada pembuluh darah menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi aliran darah menuju organ vital. Jika pembuluh darah yang memasok darah ke otak mengalami gangguan, risiko stroke dapat meningkat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut