Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kabut Asap Bikin Pria Sulit Punya Anak? Dokter Ungkap 3 Cara Mengatasinya
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Bisa Sebabkan Pneumonia, Ini Penyebabnya

Kamis, 03 September 2026 - 13:43:00 WIB
Kabut Asap Bisa Sebabkan Pneumonia, Ini Penyebabnya
Selain mengganggu jarak pandang, paparan asap juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pneumonia. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia. Selain mengganggu jarak pandang, paparan asap juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pneumonia.

Dokter Spesialis Paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI, Prof. Erlina Burhan, menjelaskan asap bukanlah kuman atau bakteri penyebab pneumonia. Namun, kandungan di dalam asap dapat merusak sistem pertahanan alami paru-paru sehingga tubuh lebih mudah mengalami infeksi.

“Pertanyaan yang sering sampai ke saya, kenapa asap bisa sampai berujung pada pneumonia, padahal asap bukan kuman? Jawabannya ada pada apa yang dilakukan asap terhadap pertahanan paru kita,” tulis Prof. Erlina dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Kamis (3/9/2026).

Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi pada kantong udara paru-paru atau alveoli. Ketika alveoli yang seharusnya terisi udara justru dipenuhi cairan atau nanah akibat infeksi, proses pertukaran oksigen dapat terganggu sehingga penderita mengalami sesak atau kesulitan bernapas.

Infeksi pneumonia dapat disebabkan berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri seperti pneumokokus maupun virus influenza. Kabut asap dalam hal ini berperan dengan melemahkan pertahanan paru sehingga kuman lebih mudah berkembang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut