Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian
Advertisement . Scroll to see content

Kanker Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Keluarga dan Komunitas Bisa Bangkitkan Harapan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:29:00 WIB
Kanker Bukan Akhir Segalanya, Dukungan Keluarga dan Komunitas Bisa Bangkitkan Harapan
Ilustrasi pasien kanker dirawat dan mendapat dukungan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Diagnosis kanker kerap menjadi pukulan berat bagi pasien maupun keluarga. Tidak sedikit pasien yang langsung merasa takut, tertekan, bahkan menganggap penyakit tersebut sebagai akhir dari kehidupan.

Padahal, perjalanan menghadapi kanker tidak harus dilalui seorang diri. Selain pengobatan medis, dukungan dari keluarga, teman, hingga komunitas dapat membantu pasien melewati masa sulit dan kembali menumbuhkan harapan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Dr. dr. Cosphiadi Irawan, Sp.PD-KHOM, mengatakan, respons psikologis pasien setelah menerima diagnosis kanker tidak bisa diabaikan.

"Begitu seseorang didiagnosis kanker, yang terbersit dalam pemikirannya adalah bahwa ini hukuman mati," kata dr Cosphiadi dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (21/8/2026).

Menurut dia, kehadiran 'support system' yang baik dapat membantu menjembatani tekanan yang dirasakan pasien. Dukungan tersebut bisa datang dari keluarga, teman, maupun lingkungan tempat pasien menjalani kesehariannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut