Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Naik 620 Persen, Profesor Wiku Ingatkan Masyarakat Waspada

Minggu, 03 Juli 2022 - 10:41:00 WIB
Kasus Covid-19 Naik 620 Persen, Profesor Wiku Ingatkan Masyarakat Waspada
Indonesia menjadi salah satu negara paling signifikan kenaikan kasus Covid-19, yaitu 620 persen dalam 28 hari. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Melihat tren Covid-19 subvarian BA.4 dan BA.5 terus meningkat, Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Nasional, Profesor Wiku Adisasmito mengingatkan agar masyarakat waspada. 

Mengingat saat ini masuk momen liburan anak sekolah dan bersamaan sebentar lagi Idul Adha, Wiku mengatakan mobilitas masyarakat akan meningkat. Di mana bisa meningkatkan peluang penularanan Covid-19. 

"Perlu kita waspadai karena saat ini merupakan periode libur anak sekolah dan cenderung meningkatkan mobilitas masyarakat ke tempat-tempat wisata,” ujar Profesor Wiku dalam konferensi pers Update Covid-19 dikutip, Minggu (3/7/2022)

Lebih lanjut, melihat dari data global Covid-19 per 28 Juni 2022, kenaikan terjadi kembali. Menurutnya kenaikan juga terjadi di sejumlah negara yang sama berjuang, seperti Indonesia menurunkan kasus.

Namun kenaikan kasus positif, dikatakan Wiku setiap negara bisa berbeda. Mengingat karakteristik dan pola pengendalian dalam Covid-19 berbeda, tetapi di Indonesia paling signifikan kenaikannya.

"Melihat data angka kasus mingguan secara global, dimana Indonesia paling signifikan kenaikannya, yaitu naik 620 persen dalam 28 hari," katanya.

"Kemudian, Bangladesh naik 500 persen dalam 22 hari, Inggris naik 380 persen dalam 23 hari, Italia naik 241 persen dalam 25 hari, Jerman naik 209 persen dalam 22 hari, Singapura naik 116 persen dalam 18 hari, Malaysia naik 49 persen dalam 19 hari, dan Amerika Serikat naik 14 persen dalam 8 hari," ujar Profesor Wiku. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut