Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PERSAGI Ajak Gen Alpha Melek Gizi, Pintar Kenali Makanan Sehat di Sekolah
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Virus Korona di Indonesia Meningkat, Siapa yang Paling Rentan Kena?

Minggu, 15 Maret 2020 - 09:31:00 WIB
Kasus Virus Korona di Indonesia Meningkat, Siapa yang Paling Rentan Kena?
Biasakan cuci tangan agar terhindar dari vrius korona. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus positif coronavirus disease (Covid-19) atau virus korona baru di Indonesia terus meningkat selama satu pekan terakhir. Hingga Sabtu (14/3/2020), dilaporkan ada 96 kasus positif virus korona baru, dengan lima orang di antaranya meninggal dunia dan delapan pasien sembuh.

Bahkan, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi juga kena virus yang pertama ditemukan di Wuhan, China, tersebut. Dia menjadi kasus ke-76.

Virus korona baru dapat menyebabkan spektrum gejala, mulai dari yang ringan seperti kasus yang mirip pilek, hingga kasus berat yang mengarah pada komplikasi yang mengancam jiwa seperti pneumonia.

Seorang pakar penyakit menular dari Johns Hopkins Center Dr Amesh A. Adalja, MD juga mengatakan bahwa virus korona tidak memandang usia, namun ada beberapa kelompok yang lebih rentan terhadap penyakit menular ini. Siapa saja mereka?

Lansia

Kasus kematian yang terkait dengan virus korona baru tersebut paling banyak terjadi pada orang lanjut usia (lansia). “Di atas usia 50 tahun adalah ketika Anda mulai melihat komplikasi yang lebih parah," kata Dr Adalja seperti dikutip dari Prevention, Minggu (15/3/2020).

Dia menjelaskan, pasien yang lebih tua memiliki waktu pemulihan yang lebih sulit, mirip dengan flu. Sebab, komplikasi seperti bronkitis dan pneumonia dapat terjadi pada kelompok umur ini.

Orang dengan penyakit penyerta

Orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya atau memiliki caratan medis tertentu dapat berisiko lebih tinggi untuk terdampak gejala virus korona baru yang lebih parah. Hal ini karena ketika tubuh Anda telah berurusan dengan kondisi kesehatan yang lain, tubuh memiliki lebih sedikit energi untuk melawan infeksi akut.

Beberapa kondisi kesehatan lainnya menurut CDC adalah:

  1. Gangguan darah
  2. Penyakit ginjal kronis
  3. Penyakit hati kronis
  4. Masalah sistem kekebalan tubuh misalnya, menjalani perawatan kanker seperti kemoterapi atau radiasi, setelah menerima transplantasi organ atau sumsum tulang, atau mengambil kortikosteroid dosis tinggi atau obat penekan kekebalan lainnya, dan HIV atau AIDS
  5. Kehamilan
  6. Gangguan endokrin seperti diabetes
  7. Gangguan metabolisme
  8. Penyakit jantung
  9. Penyakit paru-paru, termasuk asma
  10. Kondisi neurologis dan neurologis dan perkembangan saraf.

Pencegahan

Berdasarkan CDC, virus korona baru umumnya menyebar dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui tetesan pernapasan yang melalui udara dengan batuk atau bersin, atau dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi dengan virus dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda. Sehingga pencegahan seperti berikut ini penting dilakukan:

  1. Hindari menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda.
  2. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang tampaknya sakit.
  3. Cuci tangan Anda dengan baik dan sering dengan sabun dan air selama setidaknya 20 detik.
  4. Gunakan pembersih tangan berbasis alkohol ketika sabun dan air tidak tersedia.
  5. Tutupi batuk atau bersin dengan tisu, lalu buang tisu ke tempat sampah.
  6. Bersihkan dan disinfeksi benda dan permukaan yang sering disentuh.
  7. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda mengalami gejala dalam 14 hari setelah kembali dari negara dengan wabah Covid-19.
  8. Tetap di rumah jika Anda mengalami gejala pilek atau flu.
  9. Hindari perjalanan tidak penting ke daerah-daerah dengan wabah Covid-19 aktif.
  10. Kunjungi situs web untuk departemen kesehatan setempat untuk memastikan Anda mendapatkan pembaruan yang akurat.
  11. Pergi ke fasilitas kesehatan jika Anda mengalami gejala seperti Covid-19.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut