Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mulai 2027, 6 Provinsi Ini Gratiskan Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Anak-Anak Perlu Vaksin HPV? Ini Penjelasan Ahli

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:44:00 WIB
Kenapa Anak-Anak Perlu Vaksin HPV? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi anak laki-laki disuntik vaksin HPV. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Vaksin human papillomavirus (HPV) diberikan sejak usia anak-anak bukan tanpa alasan. Selain untuk membangun perlindungan sejak dini terhadap virus penyebab kanker serviks, vaksinasi pada kelompok usia ini juga memiliki pertimbangan terkait efektivitas.

Direktur Imunisasi Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Indri Yogyaswari, menjelaskan vaksin HPV yang diberikan pada anak usia 9–14 tahun cukup satu dosis, dengan efektivitas mencapai 88 persen.

"Kalau (vaksin HPV) diberikan (ke anak-anak perempuan) 9–14 tahun, itu cuma perlu satu dosis dan efektivitas mencapai 88 persen," ujar Indri  dalam temu media virtual yang diinisiasi RCCE Indonesia dengan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kamis (29/10/2026)..

Sementara itu, vaksinasi pada kelompok dewasa membutuhkan lebih banyak dosis. Menurut Indri, pemberian vaksin HPV pada orang berusia 20 tahun ke atas memerlukan dua dosis dengan efektivitas mencapai 60 persen.

Perbedaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sasaran program imunisasi HPV. Pemberian vaksin sejak anak-anak diharapkan membentuk perlindungan sebelum seseorang terpapar virus.

HPV Bisa Memicu Berbagai Jenis Kanker

Pakar penyakit infeksi dan tropis anak, Prof Hinky Hindra Irawan Satari, menjelaskan bahwa HPV tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks. Virus tersebut juga dapat menginfeksi laki-laki dan dikaitkan dengan jenis kanker lain, seperti kanker penis, anus, serta kanker orofaring.

Karena itu, pencegahan HPV melalui vaksinasi tidak hanya relevan bagi perempuan. Anak laki-laki juga dapat memperoleh manfaat dari vaksinasi sesuai rekomendasi yang berlaku.

"Itu kenapa vaksin HPV juga perlu diberikan untuk anak laki-laki," ungkap Prof Hinky.

Infeksi HPV sendiri dapat terjadi tanpa gejala. Pada sebagian orang, infeksi bisa hilang dengan sendirinya, tetapi infeksi oleh tipe HPV berisiko tinggi yang menetap dapat memicu perubahan sel hingga berkembang menjadi kanker.

Mengapa Vaksin Perlu Diberikan Sebelum Terpapar?

Vaksin HPV berfungsi mencegah infeksi oleh tipe virus tertentu yang menjadi sasaran vaksin, bukan mengobati infeksi yang sudah terjadi. Karena itu, vaksinasi paling optimal dilakukan sebelum seseorang terpapar HPV.

Pemberian vaksin pada usia anak-anak dan remaja menjadi langkah pencegahan jangka panjang. Perlindungan dibangun lebih awal, sebelum risiko paparan meningkat pada usia berikutnya.

Meski demikian, orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin HPV tetap dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai manfaat vaksinasi sesuai usia dan riwayat kesehatannya.

Vaksinasi juga bukan pengganti pemeriksaan kanker serviks. Perempuan tetap perlu mengikuti rekomendasi skrining sesuai usia dan pedoman kesehatan yang berlaku karena vaksin tidak melindungi dari seluruh tipe HPV penyebab kanker.

Dengan demikian, vaksinasi HPV sejak usia anak-anak merupakan bagian penting dari upaya pencegahan kanker dalam jangka panjang. Selain mempertimbangkan kebutuhan dosis, program ini bertujuan memberikan perlindungan sebelum paparan virus terjadi.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut