Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rumah Tangga Hancur, Wardatina Mawa Trauma hingga Butuh Bantuan Psikolog
Advertisement . Scroll to see content

Kepribadian Anak Bisa Berbeda dari Orangtua, Ini Penjelasan Pakar

Kamis, 10 Januari 2019 - 15:08:00 WIB
Kepribadian Anak Bisa Berbeda dari Orangtua, Ini Penjelasan Pakar
Kebersamaan keluarga. (Foto: Newkidscenter)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Jangan kaget jika anak mempunyai kepribadian berbeda dari ayah dan ibunya. Pasalnya, ada banyak faktor yang memengaruhi perkembangan karakter si buah hati.

Profesor psikologi perkembangan University of Tuebingen di Jerman, Claudia Friedrich mengatakan, bayi mewarisi setengah DNA dari ibu dan ayahnya.

Namun, belum tentu kedua orangtua dengan sifat tenang otomatis memiliki anak dengan kepribadian yang sama. Anak-anak bisa menjadi pemalu dan suka berpelukan, atau mengamuk dan menjerit-jerit.

Selain DNA, faktor lingkungan juga berpengaruh pada pembentukan kepribadian pada anak.

"Perkembangan kepribadian juga sangat bergantung pada lingkungan tempat anak-anak tumbuh. Mereka dipengaruhi oleh perilaku orangtua, kakek-nenek, guru, dan teman sebaya. Perilaku mereka adalah interaksi itu semua," kata Friedrich, seperti dikutip dari Deutsche Presse-Agentur, Kamis (10/1/2019).

Sementara, menurut psikolog kepribadian di Berlin's Humboldt University, Eva Asselmann, pengaruh luar itu sangat penting tidak hanya pada tahun-tahun pertama setelah anak lahir.

"Kepribadian berkembang di masa kanak-kanak dan remaja, namun tidak pernah rampung, bahkan setelah itu," katanya.

"Hal itu selalu dihubungkan dengan pengalaman positif dan negatif atau peristiwa trauma," ujarnya menambahkan.

Psikoterapis Susanne Egert kerap menasihati orangtua yang lelah menghadapi anak-anak mereka, mengeluh tidak dapat mengendalikan mereka, atau membiarkan si anak melakukan yang diinginkannya.

Dia pun menekankan kepada orangtua untuk tidak mencoba memaksakan kepribadian mereka kepada anak-anaknya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut