Lagi Tren Menjaga Kesehatan Kulit dengan Tindakan Laser, Ini Penjelasan Dokter
JAKARTA, iNews.id - Menjaga kulit tetap cantik merupakan hal penting bagi kebanyakan perempuan. Selain menggunakan bahan alami, cara lain untuk membantu kulit tetap sehat adalah dengan menggunakan teknologi kedokteran.
Belakangan ini yang sedang tren adalah penggunaan laser untuk menangani masalah kesehatan dan estetika.
dr. Martha M.L. Siahaan selaku CEO RS Premier Bintaro mengatakan dalam perkembangan dunia kedokteran, laser telah digunakan sebagai metode untuk menangani banyak masalah kesehatan dan estetika. Penggunaan laser sebagai tindakan non operatif juga dapat memberikan kenyamanan dan pilihan baru bagi pasien.
"Tidak dipungkiri, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lebih dalam mengenai penggunaan laser dan manfaatnya dalam dunia kedokteran, bahkan banyak juga yang merasa takut, karena radiasi," ujar dr. Martha, melalui keterangan virtualnya belum lama ini.
Adaptasi di Masa Pandemi, Makanan Sehat hingga Alat Kesehatan Jadi Gaya Hidup
Menurut dr Martha, tindakan laser tidak terbatas hanya pada pelayanan kesehatan kulit. Banyak sekali indikasi dari laser multiplatform yang saat ini dikembangkan. Bukan hanya untuk kasus-kasus dermatologis, namun juga untuk kasus lainnya, misalnya di bidang ilmu kandungan dan kebidanan, THT, perawatan luka bahkan juga untuk masalah pembuluh darah seperti varises dan lain sebagainya.
Kurangi Masalah Kesehatan di Masa Pandemi, Yuk Mulai Konsumsi Makanan Sehat
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Premier Bintaro Amaranila Lalita Drijono mengatakan, merawat kesehatan kulit paripurna dan meningkatkan kualitas hidup melalui estetika kulit yang baik kini dapat dicapai dengan menggunakan teknologi laser.
"Ini aman, efektif serta masa pemulihan lebih cepat. Tentu hal ini dapat dicapai melalui teknologi laser yang mumpuni berbasis bukti ilmiah yang kuat dan dilakukan oleh dokter ahli yang kompeten di bidang laser," kata dr Amaranila Lalita Drijono.
Inspirasi Makanan Sehat di Masa Pandemi, Lezat Ada Cokelat hingga Tepung Singkong
dr Amaranila menambahkan, tidak sekadar estetika atau bidang dermatologi semata, tindakan laser juga dimanfaatkan oleh para praktisi medis dalam penyembuhan yang tak terkait dengan estetik, seperti untuk neuro surgery, dentistry, general surgery, gynecology, orthopedic surgery, hingga thoracic surgery.
Teknologi laser akan menggantikan fungsi dari pisau bedah, seperti memotong jaringan yang didiagnosa mengganggu kesehatan pasien.
5 Rekomendasi Memilih Makanan Sehat dan Aman selama Isolasi Mandiri
“Kegunaan yang cukup terbaru dari teknologi laser ini juga bisa untuk photobiomodulation, dan photomedicine. Dari metode ini dokter bisa memodulasi proses biologi dan kimiawi tubuh manusia, jadi tak cuma menggantikan fungsi dari pisau bedah,” kata dia.
Dia menjelaskan, memang akan ada rasa khawatir dari para pasien saat menjalani bedah dengan tindakan laser. Salah satunya adalah terkait dengan tingkat radiasi yang dipancarkan laser saat operasi.
Namun, jangan khawatir, sebab sinar laser dalam tindakan bedah ini termasuk dalam golongan Visible Light. Tingkat radiasinya terkontrol, bersifat koheren, dan paralel arahnya.
"Tingkat radiasi dari laser dalam tindakan medis ini masih lebih rendah dari sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari dan terserap oleh kulit atau yang kerap digunakan dalam tabung flourescent,” kata dr Amaranila.
Editor: Vien Dimyati