Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kalimantan Utara Masif Cegah DBD dengan Vaksinasi Dengue, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Hati-Hati Ini 8 Makanan Pemicu Eksim pada Bayi, Ikan Salah Satunya

Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:59:00 WIB
Hati-Hati Ini 8 Makanan Pemicu Eksim pada Bayi, Ikan Salah Satunya
Makanan Pemicu Eksim pada Bayi. (Foto istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Orang tua harus tahu kakau ada beberapa jenis makanan pemicu eksim pada bayi. Biasanya, makanan ini memang menyebabkan alergi seperti seafood dan produk susu.

Diketahui eksim adalah kondisi ruam gatal yang masuk bagian penyakit kulit kronis. Penyakit ini ditandai dengan munculnya rasa gatal yang parah secara berulang. Dalam dunia medis, eksim juga disebut dengan Dermatitis Atopik.

Dijelaskan laman Seattle Children's, gejala eksim paling umum adalah rasa gatal di kulit. Eksim paling banyak terjadi dimulai pada usia 2 tahun. Lokasi kemunculan eksim bisa di pipi pada usia 1 hingga 6 bulan, lalu dapat menyebar ke seluruh wajah.

Pada bayi, permukaan luar lengan dan kaki juga menjadi spot kemunculan eksim paling umum. Nah, pada anak yang lebih besar, eksim bisa ditemukan di lipatan siku, pergelangan tangan, dan lutut.  


Lantas adakah makanan pemicu eksim pada bayi?


Bicara soal penyebab, eksim dapat muncul akibat beberapa faktor misalnya karena keturunan jenis kulit yang sangat kering dan sensitif. Flare-up eksim bisa muncul juga karena paparan sabun, sampo, atau zat iritasi lainnya.

"Sekitar 30 persem bayi dengan eksim punya alergi parah terhadap makanan, yang paling umum adalah susu sapi," terang laporan tersebut, dikutip Selasa (25/10/2022).


Diterangkan lebih detail di laman WebMD, berikut daftar makanan pemicu eksim pada bayi:


1. Susu sapi

2. Telur

3. Kacang

4. Jenis kacang 'tree nuts'

5. Gandum

6. Ikan

7. Kerang

8. Kedelai



Itulah daftar makanan pemicu eksim pada bayi.

Kalau anak Anda memperlihatkan masalah kulit setelah konsumsi makanan-makanan tersebut, ada baiknya segera hubungi dokter spesialis anak Anda untuk tindakan lebih lanjut.

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut