Manfaat Donor Darah Mampu Turunkan Angka Kematian Ibu
JAKARTA, iNews.id - Darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya, ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya.
Oleh sebab itu, tema kampanye hari donor darah sedunia tahun ini adalah 'Darah yang Aman untuk Semua', yang diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang di seluruh dunia untuk menjadi pendonor dan mendonorkan darah secara teratur.
Sekretaris Jenderal Kemenkes drg. Oscar Primadi, MPH mengapresiasi para pendonor yang lewat sumbangan darahnya dapat menyelamatkan nyawa, memotivasi para pendonor darah agar terus menyumbangkan darahnya secara teratur, dan memotivasi masyarakat yang belum pernah untuk mulai mendonorkan darahnya, terutama para kaum muda.
"Hal tersebut merupakan kunci untuk membangun fondasi yang kuat dalam pemenuhan kebutuhan darah nasional yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan semua pasien yang membutuhkan transfusi darah," kata Oscarm seperti dikutip dari siaran pers yang diterima iNews.id, Selasa (25/6/2019).
Tak hanya bermanfaat bagi pendonor, kegiatan donor darah rupanya juga berkontribusi untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI). Berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015 menunjukkan AKI di Indonesia mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup.