Mengenal External Counter Pulsation, Metode Terapi untuk Jantung
JAKARTA, iNews.id - Penyakit kini bisa dialami siapa saja, tidak memandang usia dan jenis kelamin. Termasuk mereka yang kena penyakit jantung. Lantas, bagaimana solusinya?
Penderita penyakit jantung umumnya sering mengalami nyeri dada akibat gangguan jantung, seperti angina hingga serangan jantung. Angina sendiri terjadi akibat adanya penyempitan arteri yang menyuplai darah ke otot jantung, sehingga aliran darah ke jantung menjadi terbatas.
Rasa nyeri yang diderita dari angina ini mirip seperti rasa terjepit, tertekan, berat, sesak, dan nyeri dada. Gejala lainnya, yakni kelelahan, kepala terasa ringan, tak mampu berolahraga, pusing, hingga gangguan pencernaan.
Banyak cara untuk mengobati kondisi angina, mulai dari konsumsi obat-obatan, terapi, menggunakan prosedur medis ring jantung, kateterisasi jantung, revaskularisasi, intervensi koroner perkutan, angioplasti, hingga operasi bypass.
Dari ragam pengobatan itu, terdapat terapi bernama External Counter Pulsation (ECP), metode terapi non-bedah untuk mengurangi gejala angina dengan meningkatkan aliran darah ke jantung.