Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Lula Lahfah Tahu Putrinya Meninggal Dunia dari ART: Tak Pernah Cerita Sakit
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Henti Jantung, Penyebab Lula Lahfah Meninggal

Sabtu, 24 Januari 2026 - 21:13:00 WIB
Mengenal Henti Jantung, Penyebab Lula Lahfah Meninggal
Edukasi kesehatan tentang pengertian, penyebab, dan gejala henti jantung yang kini menjadi perhatian publik. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Penyakit henti jantung mendadak tengah menjadi sorotan publik setelah disebut sebagai penyebab meninggalnya selebgram Lula Lahfah. Kondisi ini kerap datang tanpa peringatan dan bisa berakibat fatal dalam waktu singkat jika tidak segera ditangani.

Henti jantung merupakan kondisi ketika sistem kelistrikan jantung tiba-tiba berhenti bekerja sehingga organ vital tersebut tidak mampu memompa darah secara normal ke seluruh tubuh. Mengutip American Heart Association, gangguan ini berbeda dengan serangan jantung karena terjadi akibat masalah irama listrik jantung.

Salah satu gangguan irama yang memicu henti jantung adalah takikardia ventrikel, yaitu kondisi ketika jantung berdetak sangat cepat, bisa mencapai 100 hingga 300 denyut per menit. Selain itu, fibrilasi ventrikel juga termasuk kondisi berbahaya karena detak jantung menjadi tidak teratur dan sangat cepat, membuat bilik bawah jantung berhenti memompa darah.

Tak hanya detak jantung yang terlalu cepat, henti jantung juga dapat dipicu oleh bradikardi atau kondisi denyut jantung yang terlalu lambat, yakni di bawah 60 denyut per menit, sehingga aliran darah ke organ tubuh tidak tercukupi.

Penyebab henti jantung sendiri beragam, baik dari faktor internal maupun eksternal jantung. Faktor internal meliputi jaringan parut pada jantung akibat serangan jantung sebelumnya, penebalan otot jantung karena tekanan darah tinggi, hingga penyakit katup jantung.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut