Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MORNING UPDATE: Belajar Bahasa Hewan Bareng Animal Director Jabbari Hasyim 
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Metode Sunat Klamp yang Aman dan Direkomendasikan untuk Segala Usia

Jumat, 02 Juni 2023 - 08:05:00 WIB
Mengenal Metode Sunat Klamp yang Aman dan Direkomendasikan untuk Segala Usia
Morning Update di iNews bersama narasumber Dokter spesialis bedah saraf, dr Mahdian Nur Nasution, SpBs. (Foto: MPI/Kiki Oktaliani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ada sejumlah metode sunat yang digunakan sejak dulu sampai sekarang. Salah satu yang cukup populer yakni metode sunat klamp.

Sunat klamp atau teknik klamp merupakan metode sirkumsisi yang menggunakan alat khusus berupa tabung plastik atau alat jepit dengan bahan logam (clamp). Inu berfungsi untuk menjepit kulit di bagian ujung penis. 

Dokter spesialis bedah saraf, dr Mahdian Nur Nasution, SpBs mengatakan, metode sunat jenis ini cukup aman, dan minim resiko jika dibandingkan dengan metode laser. Hal itu dipaparkannya dalam acara Morning Update di iNews, Jumat (2/6/2023).

“Teknik ini aman karena tidak menimbulkan resiko luka bakar, tidak perlu dijahit dan anak bisa langsung beraktivitas. Selain itu, resiko infeksi dan amputasinya kecil,” kata dr Mahdia saat ditemui di studio 2 iNews, Jakarta.

Dokter Mahdian juga menambahkan bahwa sunat klamp memiliki banyak kelebihan, aman, serta direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO).

“Kenapa direkomendasikan, karena dia bersifat disposable (sekali pakai buang), artinya steril. Kemudian tidak menularkan infeksi antara satu pasien dan pasien lainnya,” jelas dia.

Sunat menggunakan teknik klamp secara estetik atau kosmetik dianggap lebih bagus karena mudah menghentikan pendarahan dan tidak ada bekas benangnya. Di samping itu, alat klamp juga bisa disesuaikan dengan ukuran yang dibutuhkan, mulai dari anak-anak hingga pasien dewasa.

Mengingat sebagian besar pasien sunat adalah anak-anak, ada peran atau tugas orang tua untuk membantu sang anak selama masa sunat menggunakan klamp. Sebab, penting untuk menjaga kehigienisan area vital.

“Karena pasien kebanyakkan anak-anak jadi tugas org tua seperti habis pipis harus disiram, kalau keringetan harus mandi,” ujar dr Mahdian.

Selain itu, teknik ini bisa memudahkan pasiennya langsung menggunakan celana, sehingga tidak ada hambatan saat beraktivitas. Namun, mungkin teknik ini sedikit menimbulkan ketidaknyamanan karena ada alat yang menempel di bagian alat vital.

Editor: Siska Permata Sari

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut