Mengintip Budaya Kerja Sehat ala Eropa

Siska Permata Sari ยท Minggu, 08 April 2018 - 13:35 WIB
Mengintip Budaya Kerja Sehat ala Eropa

Budaya kerja sehat. (Foto: International Travel)

JAKARTA, iNews.id - Budaya kerja yang sehat tak hanya dapat meningkatkan kinerja, tetapi turut menjaga kesehatan mental para pekerja. Kesehatan mental dan kondisi prima pekerja itulah yang menjadi kunci produktivitas kerja yang baik.

Di Eropa, ada beberapa budaya kerja yang patut dicontoh demi menjaga kesehatan mental dan produktivitas kerja yang nantinya keuntungan tersebut akan dirasakan oleh perusahaan itu sendiri.
Apa saja budaya kerja yang sehat ala daratan Eropa? Yuk, simak poin-poin yang dirangkum iNews.id dari Insider, Minggu (8/4/2018).

Tahu Batasan

Di Eropa, para pekerja tidak bekerja lebih dari 48 jam per minggu. Biasanya, para pemimpin setiap perusahaan mencontohkan dengan meninggalkan kantor di jam-jam yang wajar, seperti pukul 17.00 hingga 18.00 waktu setempat. Sepulang kerja, Anda bisa menghidupkan kehidupan sosial seperti bertemu teman lama atau pergi ke pusat kebugaran demi menjaga kesehatan.

Menggunakan Hari Libur

Jika Anda tidak pernah menggunakan hari libur karena ada urusan pekerjaan, mungkin cara Eropa ini bisa diikuti. Pasalnya di Swedia para pekerja mendapat lima minggu liburan berbayar setiap tahun.

"Pengusaha perlu memahami keunggulan kompetitif yang mereka terima dari memiliki karyawan yang cukup istirahat. Karena Anda akan mendapatkan kualitas pekerjaan yang lebih baik," kata pengusaha di Kanada, Karolyn Hart.

Mengambil Cuti

Sembilan dari 10 negara paling produktif versi Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) adalah bagian negara dari Eropa. Hal ini ada kaitannya dengan budaya kerja yang sehat di Eropa. Sebab, ahli medis merekomendasikan para pekerja untuk berlibur paling tidak dua kali dalam setahun untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan mengurangi tingkat stres.

Gunakan Waktu Istirahat dengan Baik

Waktu istirahat di sela-sela kerja itu sama pentingnya dengan mengambil cuti kerja. Di negara-negara seperti Prancis, Spanyol, dan Yunani, istirahat makan siang para pekerja berlangsung satu jam atau lebih dan jarang dihabiskan di depan layar komputer. Bahkan, sebuah perusahaan di Kanada baru-baru ini menerbitkan larangan makan di meja kerja. Akibatnya, para pekerja menjadi lebih produktif sepanjang hari kerja mereka.

Menurut Payscale, manusia tidak diciptakan untuk duduk sepanjang hari. Jadi, cara mengakali untuk refreshing dan mencegah berat badan di tempat kerja dengan tidak makan di meja kerja, jalan-jalan keluar kantor, dan menikmati alam. Dengan demikian, Anda bisa bergerak atau olahraga ringan di sela-sela kerja demi menghindari stres.

Selamat mencoba!


Editor : Tuty Ocktaviany