Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Mitos Persalinan Masa New Normal, Air Kelapa Bisa Lancarkan Kelahiran Anak?

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:50:00 WIB
Mitos Persalinan Masa New Normal, Air Kelapa Bisa Lancarkan Kelahiran Anak?
Melahirkan di masa new normal. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejak beberapa waktu lalu hingga memasuki masa normal baru (new normal) saat ini, terdapat sejumlah informasi kurang tepat yang beredar di masyarakat terkait persalinan. Salah satunya, mengenai air kelapa yang diklaim bisa mempermudah saat melahirkan.

"Ibu minum kan (airnya) masuknya ke lambung bukan Miss V. Gimana caranya kelapa bisa membuat lancar (persalinan). Saya tidak habis pikir yang bikin mitos itu siapa," ujar dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah, Eric Kasmara dalam webinar, Kamis (18/6/2020).

Selain itu, ada anggapan wanita yang sudah melakukan persalinan secara C-Section tidak akan bisa melahirkan normal. Menurut Eric, jika persalinan anak pertama dilakukan secara bedah sesar, masih ada kemungkinan untuk anak kedua dilakukan normal atau Vaginal Birth After Cesarean (VBAC).

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain jarak persalinan 18-24 bulan, sayatan bedah sesar pada rahim sebelumnya transversal rendah (horizontal). Hal lainnya, ibu belum melakukan operasi besar pada rahim misalnya miomektomi, ketebalan segmen bawah rahim (SBR) di atas empat milimeter.

Selain menyoal persalinan bedah, ada juga informasi beredar yang menyebutkan kalau ibu hamil positif Covid-19, maka bayi pun akan tertular Covid-19. Saat ini belum ada bukti apakah virus penyebab Covid-19 bisa menular ke bayi dari ibu hamil baik saat hamil ataupun persalinan.

"Penularan melalui droplet bukan melalui plasenta, jadi kalau sudah dilahirkan itu yang berpotensi menularkan," kata Eric.

Namun, untuk menghindari bayi terkena Covid-19, sebaiknya ibu menggunakan masker saat melakukan inisiasi menyusui dini (IMD), selalu melakukan hand hygiene dan memastikan tangan bersih sebelum memegang bayi, dan menghindari bayi dari kunjungan orang dewasa. Anggapan salah lainnya, persalinan di rumah sakit ibu dan anak lebih aman dibandingkan di rumah sakit umum.

"Di rumah sakit umum juga kami juga melakukan pencegahan-pencegahan. Kami tidak ingin tenaga medis, pasien dan pengunjung tertular," tutur Eric.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut