Pasien Hepatitis A Bisa Sembuh jika Memperhatikan Hal-Hal Ini

Tuty Ocktaviany ยท Minggu, 14 Juli 2019 - 10:36 WIB
Pasien Hepatitis A Bisa Sembuh jika Memperhatikan Hal-Hal Ini

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr Anung Sugihantono, MKes. (Foto: Kemenkes)

JAKARTA, iNews.id – Penyakit hepatitis A yang terjadi di daerah Pacitan, Jawa Timur, menjadi perhatian banyak pihak termasuk Kementerian Kesehatan. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan, penderita penyakit hepatitis A bisa sembuh bila dikelola dengan baik.

“Penderita hepatitis A bisa sembuh kembali bila dikelola dengan baik, yaitu orang harus istirahat, konsumsi makanan yang cukup. Makanan yang dikurangi lemaknya, tentunya karena itu akan memperberat fungsi hati dan memastikan daya tahan tubuh meningkat. Bisa dengan vitamin dan menurunkan deman dengan obat pereda demam. Tidak ada obat spesifik, hanya istirahat dan obat yang sudah ada,” katanya dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Minggu (14/7/2019).

Kasus hepatitis A di Pacitan, kata dia, data terbaru pada 11 Juli 2019 sebanyak 1.110 kasus. Penyebab utamanya adalah virus yang ditularkan melalui berbagai media.

“Kami melihat ada persoalan dengan sumber air bersih di sana, juga dengan kebiasaan masyarakat dalam mengolah makanan. Kemudian ada juga kebiasaan masyarakat mengonsumsi makan tertentu saat bulan puasa, yaitu cincau yang diolah dengan air tidak bersih,” ucapnya di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis 11 Juli 2019.

“Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan, posko kesehatan masih siaga di sana dan memberikan pelayanan di daerah kejadian hepatitis A,” katanya.

Selain itu, ada pula kasus hepatitis di Trenggalek yang kejadiannya lebih dahulu daripada Pacitan dan telah tertangani. Sampai sekarang, jumlah kasus hepatitis A di Trenggalek sebanyak 134 kasus.

Dirjen Anung mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua dan guru untuk memastikan anak-anak jangan jajan sembarangan. Anung juga meminta kepada pendatang dari luar Pacitan dan Trenggalek yang akan berkunjung ke dua daerah tersebut kondisi tubuhnya dalam keadaan fit.

“Siapa pun boleh berkunjung ke sana (Pacitan dan Trenggalek) hanya untuk dipastikan kondisi tubuh harus fit. Penularan hepatitis A melalui kotoran dan makanan. Kalau mengonsumsi makan harus dipastikan makan bersih dan sehat. Kalau sepulang dari daerah yang terkena hepatitis A merasa tidak sehat, segera periksakan ke dokter,” kata Dirjen Anung.


Editor : Tuty Ocktaviany