Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tabungan Orang RI di Bank Rp690 Triliun, Jokowi Dorong Masyarakat Belanja Sebanyak-banyaknya
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Resmi Dicabut, Ahli Kesehatan Ingatkan Soal Ini: Tetap Pakai Masker!

Jumat, 30 Desember 2022 - 15:28:00 WIB
PPKM Resmi Dicabut, Ahli Kesehatan Ingatkan Soal Ini: Tetap Pakai Masker!
Presiden Jokowi cabut kebijakan PPKM, ahli kesehatan ingatkan tetap jaga prokes. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menyatakan pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh  Indonesia. Keputusan tersebut diatur dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 tahun 2022.

"Maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam instruksi Mendagri nomor 50 dan 51 tahun 2022," kata Presiden Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (30/12/2022).

Dia menjelaskan, ada kajian dan pertimbangan sebelum resmi mencabut kebijakan PPKM. "Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini sudah mengkaji lebih dari sebulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan yang berdasarkan angka-angka yang ada," ujar Presiden Jokowi.

Terkait keputusan tersebut, Ahli kesehatan Prof Zubairi Djoerban sempat mengungkapkan kemungkinan faktor penentu mengapa PPKM bisa dicabut. Di antaranya saja jumlah kasus Covid-19 yang kurang dari 1.000 dan angka kematian di bawah 30 kasus per-harinya. 

Prof Zubair juga mengatakan, berdasarkan data word ranking Covid-19, kasus baru di Indonesia turun drastis.
"Merencanakan untuk melepas ppkm dasarnya, adalah karena kasus barunya sekarang ini selama beberapa hari berturut-turut sudah kurang dari 1.000 kasus, yang meninggal selalu per hari kurang dari 30. Kemudian, pada tanggal 29 Desember ranking dunia kasus baru seminggu untuk Indonesia, turun sempat (di urutan) tiga, sekarang ke nomor 31," kata Prof Zubairi saat dihubungi pada Kamis (29/12).

Selain dari itu, Prof Zubairi juga mengatakan jika angka keterisian tempat tidur (BOR) dan vaksinasi sudah tinggi. Namun di tengah kondisi Covid-19 yang dinilai landai, dia tetap mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Dia juga menyarankan agar lebih baik menghindari tempat -tempat kerumunan. Mengingat jelang pergantian tahun 2022 ke 2023, memungkinkan terjadinya perkumpulan di mana-mana.

"Untuk masyarakat, imbauan saya adalah ya keluar rumah harus tetap pakai masker, kemudian jangan berkumpul bersama di tempat ramai banget, jadi yang berdesak-desakkan itu harus dihindari," ujar Prof Zubairi.

Editor: Siska Permata Sari

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut