Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Elda Putri Rahardini Minta Maaf usai Sebut Pasien BPJS Haven't Brain!
Advertisement . Scroll to see content

Profil dr Elda Putri Rahardini, Dokter Awardee LPDP yang Komentar Sadis ke Pasien BPJS

Rabu, 05 Agustus 2026 - 11:44:00 WIB
Profil dr Elda Putri Rahardini, Dokter Awardee LPDP yang Komentar Sadis ke Pasien BPJS
Profil dr Elda, dokter yang viral di media sosial. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Profil dr Elda Putri Rahardini tengah menjadi sorotan publik setelah komentarnya terhadap pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, viral di media sosial. Komentar tersebut menuai kecaman.

Bagaimana tidak, dr Elda Putri Rahardini memberikan komentar sadis ke pasien BPJS Kesehatan di Threads dan dinilai tidak mencerminkan empati seorang tenaga kesehatan, terlebih setelah Yurizal meninggal dunia.

Di balik polemik yang berkembang, dr Elda diketahui memiliki rekam jejak akademik yang mentereng. Berikut profil singkatnya.

Dokter Elda Putri Rahardini minta maaf usai komentar sadis ke pasien BPJS. (Foto: Instagram)
Dokter Elda Putri Rahardini minta maaf usai komentar sadis ke pasien BPJS. (Foto: Instagram)

Profil dr Elda Putri Rahardini

Berdasarkan profil profesional yang tersedia untuk publik, dr Elda Putri Rahardini merupakan alumnus Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dia menyelesaikan pendidikan Doctor of Medicine (M.D.) di UGM dengan predikat cum laude, sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.

Setelah lulus dari UGM, dr Elda melanjutkan pendidikan doktoral (Ph.D.) di Kobe University, Jepang, dengan bidang studi Cardiovascular Science atau ilmu kardiovaskular.

Pendidikan tersebut ditempuh melalui program beasiswa bergengsi. dr Elda tercatat sebagai awardee LPDP sekaligus penerima beasiswa Monbukagakusho (MEXT) dari Pemerintah Jepang.

Melalui akun LinkedIn miliknya, dr Elda juga pernah mencantumkan pengalaman sebagai PGY1 Internal Medicine Resident atau residen tahun pertama di bidang penyakit dalam.

Dokter Elda Viral karena Komentar ke Pasien BPJS

Nama dr Elda mulai ramai diperbincangkan setelah akun Threads yang dikaitkan dengannya mengomentari unggahan Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap di rumah sakit.

Saat itu, dr Elda menuliskan komentar yang berbunyi, "PP-nya kaya orang have tetapi aslinya haven't kah? Haven't some brain cells."

Komentar tersebut langsung menuai kritik dari warganet karena dianggap menghina pasien dan tidak menunjukkan empati. Polemik semakin membesar setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Kasus itu kemudian memicu perbincangan luas mengenai etika dokter dan tenaga kesehatan dalam menggunakan media sosial.

Dokter Elda Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka

Di tengah derasnya kritik publik, dr Elda akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui surat pernyataan yang beredar pada Selasa (4/8/2026).

Dalam surat tersebut, dia mengakui komentarnya tidak pantas dan tidak mencerminkan nilai-nilai profesi kedokteran.

"Saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati," tulis dr Elda.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar almarhum Yurizal, kerabat, serta masyarakat luas.

Menurutnya, sebagai seorang dokter, dirinya seharusnya menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, kasih sayang, dan empati dalam setiap tindakan maupun ucapan.

"Saya sangat menyesali bahwa tindakan saya sama sekali tidak mencerminkan sumpah profesi kedokteran maupun etika dan moral yang seharusnya saya junjung tinggi," lanjutnya.

Selain menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yurizal, dr Elda menegaskan siap menerima kritik maupun konsekuensi atas tindakannya. Dia juga berjanji menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut