Resmikan Fasilitas Air Bersih di Kampung Ciseke Banten, Miss Indonesia 2024 Harap Warga Hidup Lebih Sehat
SERANG, iNews.id – Miss Indonesia 2024 Monica Sembiring meresmikan dan melakukan serah terima fasilitas air bersih bagi masyarakat di Kampung Ciseke, Desa Padarincang, Kabupaten Serang, Banten.
Pembangunan saluran air bersih sepanjang 3 kilometer, satu reservoir, dua penampungan air, serta tiga unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) ini telah rampung pada pertengahan Februari 2025 lalu melalui program Beauty with a Purpose (BWAP) dengan tema Brings Hope and Clean Water to Communities yang diinisiasi Monica dan didukung MNC Peduli.
Pembangunan pipa saluran air bersih dilaksanakan dari mata air Cirahab hingga sejumlah titik yang dekat dengan pemukiman penduduk. Dengan begitu, akses warga terhadap air bersih kini menjadi lebih dekat.
Sebelumnya, warga terpaksa menggunakan air sungai yang tak layak pakai karena tercemar sampah dan limbah rumah tangga untuk mandi, mencuci, bahkan konsumsi sehari-hari.
Menurut Executive Chairwoman MNC Group yang juga Founder and Chairwoman Organisasi Miss Indonesia, Liliana Tanoesoedibjo, dengan adanya bantuan akses air bersih ini, sekitar 150 kepala keluarga (KK) di Kampung Ciseke yang terdiri atas sekitar 300 jiwa sekarang dapat hidup lebih layak dan jauh lebih sehat.
"Saya sangat bersyukur pembangunan sudah selesai dan fasilitasnya dapat langsung dinikmati warga untuk kegiatan sehari-hari. Saya juga bangga karena program ini diinisiasi oleh Miss Indonesia," kata Liliana Tanoesoedibjo.
Sementara itu, Miss Indonesia 2024 Monica Sembiring berharap dengan fasilitas ini masyarakat Desa Ciseke dapat hidup lebih sehat.
"Dengan air bersih dan sanitasi yang bagus, maka akan tercipta pola hidup yang lebih sehat. Hal ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan edukasi dan kehidupan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Dia mengungkapkan, warga sangat antusias saat proyek bantuan ini dibangun. Mereka ikut terlibat dan berpartisipasi, karena menyadari manfaat saat semua fasilitas tersebut dapat digunakan.
Warga juga ikut bergotong-royong mengangkut bahan-bahan bangunan ke lokasi, karena jalanan kampung tidak memungkinkan dilalui truk.
"Semoga fasilitas ini dapat dijaga bersama-sama dan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat juga semakin meningkat," kata Monica.
Editor: Muhammad Sukardi