Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Badan Lemas dan Berkeringat Sering Dikira Masuk Angin, Waspadai Gejala Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Serangan Jantung Akut Bisa Mematikan, Dokter Ungkap Hal Penting Ini

Sabtu, 26 September 2026 - 22:48:00 WIB
Serangan Jantung Akut Bisa Mematikan, Dokter Ungkap Hal Penting Ini
Serangan jantung akut bisa mematikan dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Serangan jantung akut bisa mematikan dan membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. Kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhenti, salah satunya akibat pembuluh darah koroner yang sebelumnya menyempit kemudian tersumbat secara tiba-tiba oleh bekuan darah.

Chairman & Founder Siloam Heart Hospital sekaligus Professor in Interventional Cardiology, Profesor dr Harry Suryapranata, MD, PhD, FESC, FACC, FIHA, menjelaskan prinsip utama dalam menangani serangan jantung akut adalah membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat.

Menurut Prof Harry, semakin lama sumbatan dibiarkan, semakin besar risiko yang dapat dialami pasien. Karena itu, penanganan serangan jantung terus berkembang, mulai dari penggunaan obat hingga tindakan untuk membuka pembuluh darah secara langsung.

“Dulu kita punya thrombolytic therapy, yaitu kita kasih blood thinner. Tapi itu ada komplikasinya, yaitu perdarahan,” ujar Prof Harry dalam Media Session Heart Festival 2026 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Perkembangan metode penanganan serangan jantung tersebut membawa perubahan terhadap angka kematian pasien di rumah sakit. Prof Harry menyebut sebelum era terapi trombolitik dan balloon angioplasty, angka kematian di rumah sakit pada pasien serangan jantung akut berada di kisaran 20 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut