Sering Letih? Kenali Gejala Sindrom Kelelahan Kronis
JAKARTA, iNews.id – Sering merasakan lelah dan letih usai Anda melakukan pekerjaan atau aktivitas berat? Namun bila lelah yang Anda rasakan sangat ekstrem hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, waspadai gejala sindrom kelelahan kronis.
Apa itu sindrom kelelahan kronis? Situs kesehatan Mayo Clinic menjabarkan, Chronic fatigue syndrome (CFS) atau sindrom kelelahan kronis merupakan sebuah kelainan yang sifatnya kompleks dan ditandai oleh kelelahan ekstrem.
Kelelahan ini kemudian akan diperburuk dengan aktivitas fisik atau mental. Namun, bedanya dengan kelelahan biasa adalah yang dirasakan penderita CFS tidak akan membaik dengan istirahat.
Selain disebut CFS, dalam istilah medis sindrom ini juga dikenal dengan systemic exertion intolerance disease (SEID) or myalgic encephalomyelitis (ME).
Selain merasakan kelelahan yang luar biasa dan tak masuk akal, penderita sindrom kelelahan kronis ini juga mengalami gejala-gejala lain. Di antaranya kehilangan memori, konsentrasi, sakit tenggorokan, pembesaran kelenjar getah bening di leher atau ketiak, sakit kepala, dan nyeri sendi.
Penyebabnya sendiri hingga kini belum diketahui pasti. Namun, masih melalui Mayo Clinic, diperkirakan hal-hal yang menjadi faktor atau potensi pemicu. Misalnya, infeksi virus, masalah sistem kekebalan tubuh, dan ketidakseimbangan hormon.
Sementara itu, faktor risikonya antara lain usia, gender, dan stres. Di faktor usia yang sering terkena sindrom ini adalah orang yang berusia 40-50 tahunan.
Untuk gender yang sering terkena adalah wanita. Sebab, kemungkinan perempuan lah yang cenderung melaporkan gejala kelelahan ke dokter. Kemudian stres. Kesulitan mengelola stres dapat memicu sindrom kelelahan kronis Anda terjadi.
Ada beberapa cara sederhana yang dapat mengurangi sindrom tersebut di rumah, seperti mengatur jadwal Anda, mendapatkan kualitas tidur yang baik, hindari alkohol, kafein, dan tembakau sebelum tidur, dan menjaga kamar tidur dengan suhu yang nyaman. Jika Anda bangun dari tidur, segeralah bangun dan tinggalkan kamar tidur untuk melakukan hal lain hingga Anda tak merasa mengantuk lagi.
Namun jika Anda tak bisa merasakan rasa kelelahan kronis dengan cara sederhana tadi, Anda bisa menghubungi pihak medis untuk mengetahui komplikasi gejala lebih lanjut. Sebab, sindrom kelelahan kronis ini dapat menimbulkan komplikasi depresi, isolasi sosial, dan penurunan produktivitas kerja.
Editor: Tuty Ocktaviany