Stres Kerja, Penyebabnya Tak Semata Keseringan Mengirim E-mail

Siska Permata Sari · Senin, 18 Desember 2017 - 13:43:00 WIB
Stres Kerja, Penyebabnya Tak Semata Keseringan Mengirim E-mail
Stres kerja harus dihindari. (Foto: Google)

JAKARTA, iNews.id - Tak ada yang buruk dari pekerjaan. Setiap pekerjaan memiliki kesenangan dan konsekuensinya masing-masing. Kadar tingkat stres di setiap pekerjaan juga berbeda-beda.

Namun, tekanan di dunia kerja tentu tak dapat dihindari. Tidak jarang pula tekanan ini menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mental Anda. Misalnya, stres hingga depresi.

Tetapi, kesalahan bukan terletak pada pekerjaan atau atasan Anda. Rasa stres dan depresi juga dapat disebabkan oleh kontrol diri Anda sendiri. Misalnya, Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membuat tenggelam sendiri dalam rutinitas kerja yang tak ada habisnya.

Seorang penulis buku best seller, Tim Ferris memaparkan alasan Anda mengalami stres bekerja. Pun di pekerjaan yang Anda sukai sekalipun. Ferris menilai, empat kebiasaan di bawah ini bukan cuma menyebabkan stres, tetapi juga prodiktivitas buruk.

Kebiasaan seperti apa yang harus dikurangi demi menghindari stres kerja dan meningkatkan produktivitas? Berikut paparannya, seperti dirangkum iNews.id dari Time, Senin (18/12/2017).

Membuka dan Mengirim E-mail

Kegiatan mengirim e-mail, pasti menjadi bagian dari rutinitas pekerjaan Anda. Ferris menyarankan, untuk tak mengirim e-mail di pagi buta atau larut malam. "Membuka dan mengirim e-mail di pagi buta dan larut malam, dapat membuat Anda terkena insomnia," ungkap Ferris. Pukul 10.00, kata Ferris, adalah waktu yang tepat untuk berinteraksi dengan surat elektronik Anda.

Rapat Tak Tentu

Agenda rapat menjadi penting untuk bermusyawarah dalam menentukan hasil yang pasti secara sepakat. Menurut Ferris, sebelum mengatur agenda rapat, ada baiknya mempersiapkan topik, daftar agenda, dan pertanyaan. Sehingga rapat tidak memakan banyak waktu dan kurang membawa hasil yang pasti. Tentunya, hal ini akan menghemat waktu Anda dan meningkatkan produktivitas kerja.

Cek E-mail Secara Konstan

E-mail, kata Ferris, dapat menyerupai kokain. Kita seperti kecanduan untuk mengeceknya berkali-kali. Padahal, untuk menghemat waktu dan tak terbebani oleh tugas-tugas yang menumpuk di e-mail, Anda bisa mengeceknya secara berkala.

Bersama Perangkat Digital 24/7

Di zaman serbadigital ini, tampaknya tangan kita tak bisa lepas dari yang namanya perangkat digital pintar atau gawai. Padahal, perangkat digital memiliki radiasi yang berbahaya bagi manusia. Tak hanya radiasi, penggunaan gawai yang berlebihan juga dinilai bisa meningkatkan stres Anda. Maka, ada kalanya mengambil satu hari dalam seminggu untuk terlepas dari perangkat digital apa pun.

Editor : Tuty Ocktaviany