Suarakan Isu Mental Health, Alam Ganjar: Sama Penting dengan Kesehatan Fisik
PALEMBANG, iNews.id - Isu mental health sering kali jadi persoalan yang ramai di perbincangkan generasi muda. Mengingat pentingnya isu tersebut, Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Sumatera Selatan adakan kegiatan SatSet Ngobrol Mental Health, Pertolongan Pertama Psikologis: Langkah Untuk Membantu Meredam Luka Batin Seseorang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan generasi muda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan dan bertempat di kawasan Ilir Barat, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/1).
Dalam kesempatan tersebut, hadir Psikolog Lediana Afriyanti dan Muhammad Zinedine Alam Ganjar mengungkapkan dirinya merupakan survivor mental health tersebut. Alam mengaku sempat memiliki gejala dan diagnosa terkait kecemasan dan PTSD.
Oleh sebab itu, Alam melihat ini sebagai isu penting yang harus disadari oleh banyak pihak.
Alam Ganjar Ungkap Sosok Pemimpin Idaman Anak Muda saat Bertemu Milenial Palembang
"Ternyata kesehatan mental jadi salah satu isu yang cukup signifikan peningkatannya karena baik di sosial media maupun menemukan pengalaman langsung melihat kondisi temen-temen sehingga aku anggap ini isu yang penting untuk dibicarakan dan masih kurang kesadaran banyak orang," kata Alam.
Sebab, persoalan selama ini, Alam menyebutkan isu mental health ini masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat.
Alam Ganjar Kagum Lihat Kreativitas Anak Muda Dorong Ambarawa jadi Sentra Produksi Meja Biliard
Oleh karena itu, perlu adanya normalisasi prespektif terhadap isu mental health tersebut agar masyarakat berani berkonsultasi apabila memiliki gejala tersebut.
"Agar mental health ini semakin merata, lintas generasi karena konflik yang dianggap tabu ini terjadi karena kurangnya pemahaman dari masyarakat, sehingga ini perlu di normalisasi apabila sudah mengalami beberapa gangguan segera di konsultasikan," ujar putra tunggal Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo --yang juga diusung oleh Partai Perindo ini.
Sebab, Alam khawatir nantinya ada self diagnose dan harapannya fasilitas kesehatan mental lebih mudah di akses, seperti layanan puskesmas, pendidikan atau bahkan di sediakan di kawasan perkantoran untuk lebih memudahkan masyarakat untuk mengakses tersebut.
Selain itu Alam pun berharap ke depan akan ada program hotline kesehatan mental 24/7 dan pos konseling di kampus Puskesmas RS Umum dan layanan konsul keliling secara door to door.
"Sebaiknya harus ada sih claim dalam produk asuransi dari BPJS misal maupun swasta karena isu kesehatan mental saat ini sama pentingnya dengan kesehatan fisik," ujar Alam.
Dengan demikian, Alam mengajak segenap pihak untuk senantiasa peduli antar sesama supaya hal tersebut bisa direda dari lingkungan sekitar yang saling mendukung satu sama lain.
"Ayo kita saling jaga satu sama lain orang terkasih karena bisa jadi kita satu-satunya orang yang sangat membantu mereka agar isu kesehatan mental kesadarannya naik tidak akan ada lagi orang yang merasa sendiri," tutur Alam.
Editor: Vien Dimyati