Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Syarat Pandemi Covid-19 di Indonesia Cepat Reda, Achmad Yurianto Ingatkan soal Ini

Sabtu, 09 Mei 2020 - 20:00:00 WIB
Syarat Pandemi Covid-19 di Indonesia Cepat Reda, Achmad Yurianto Ingatkan soal Ini
Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pandemi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia belum reda, sehingga langkah pencegahan harus terus digalakkan. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah akan memberikan kepastian bahwa respons pandemi Covid-19 lebih cepat jika masyarakat mematuhi setiap kebijakan yang ada.

"Respons pandemi ini akan lebih cepat manakala masyarakat mematuhi kebijakan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kebijakan untuk tidak keluar rumah, kebijakan menjaga jarak dan sebagainya," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Dia mengatakan, perlu disiplin yang kuat dalam menghadapi Covid-19 karena itulah cara yang dapat dilakukan untuk tidak memberi kesempatan virus menular akibat adanya kontak kuat antara satu dengan lainnya. Disiplin tersebut meliputi penerapan PSBB di semua wilayah yang menerapkan, kemudian tidak keluar rumah sesuai imbauan pemerintah, menjaga jarak fisik, serta menggunakan masker jika terpaksa keluar rumah.

Termasuk pula kebiasaan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi sangat penting dan diharapkan dapat menjadi budaya baru. Sebab, hal ini tidak hanya dilakukan untuk membendung Covid-19, namun juga penularan dari berbagai penyakit lainnya.

Dia mengatakan gambaran dari kepatuhan masyarakat tersebut akan terlihat dari penambahan kasus Covid-19 di Tanah Air dari hari ke hari.

"Jika kasus bertambah terus dan jumlahnya semakin banyak, maka ini adalah gambaran bahwa disiplin tidak dijalankan," ujarnya.

Hal tersebut perlu diperhatikan, sebab saat berada di luar rumah, siapa pun tidak dapat membedakan orang yang terkena Covid-19 atau tidak. Sebab terdapat orang yang membawa virus, tapi tidak menunjukkan gejala. Ini akan berisiko apalagi jika terjadi kontak dekat dan tidak menggunakan masker.

Bahkan, masalah yang lebih besar akan muncul jika terdapat saudara yang berusia lanjut atau menderita penyakit kronis menjadi terinfeksi, sebab tidak menutup kemungkinan hal itu menjadi fatal.

"Maka ikuti aturan pemerintah dengan maksimal dan bekerja sama di tingkat keluarga, RT, RW, serta lingkungan sekitar dan saling melindungi. Lindungi yang sakit dan lindungi yang sehat, ini yang bisa kita lakukan untuk memutus rantai penularan," ujarnya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut