Tanda Bahaya Paparan Abu Vulkanik, Sesak Napas hingga Batuk Tak Berkesudahan
JAKARTA, iNews.id - Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menyebar ke sejumlah wilayah. Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak.
Sebab, paparan abu vulkanik dapat memicu gangguan kesehatan pada saluran pernapasan, mata, hingga kulit. Beberapa tanda bahaya ini perlu diwaspadai agar orang tua segera membawa si kecil ke fasilitas kesehatan jika tanda tersebut muncul.
Paparan abu vulkanik umumnya dapat menyebabkan iritasi dan keluhan pernapasan. Namun, orang tua perlu mengenali gejala yang sudah masuk kategori tanda bahaya dan membutuhkan penanganan medis.
Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp. ETIA (K), melalui paparan yang diunggah Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengingatkan pentingnya mewaspadai kondisi anak setelah terpapar abu vulkanik.
Salah satu tanda yang harus diperhatikan adalah napas cepat. Perubahan pola pernapasan pada anak dapat menjadi indikasi adanya gangguan pada saluran pernapasan setelah menghirup partikel abu vulkanik.