Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir dan Longsor Sumatera, Komisi VIII DPR Minta Rehabilitasi Infrastruktur Dipercepat
Advertisement . Scroll to see content

Catat! Tips agar Bayi Cepat Gemuk dalam Seminggu, Beri Susu Setiap 2 Jam

Kamis, 22 September 2022 - 08:39:00 WIB
Catat! Tips agar Bayi Cepat Gemuk dalam Seminggu, Beri Susu Setiap 2 Jam
Tips agar Bayi Cepat Gemuk dalam 1 Minggu. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak yang memandang bayi gemuk adalah definisi bayi sehat. Itu kenapa, tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu ini bisa jadi bahan pertimbangan Anda.

Meski, tak bisa dipungkiri bahwa saat ini dokter anak terus mengedukasi bahwa bayi gemuk tidak serta merta mengartikan kondisi kesehatan yang prima. Di sisi lain, ada sebagian orang tua yang ingin bayinya tampak gemuk. 

Sayangnya ada kasus di mana segala cara sudah dilakukan, tapi badan si bayi tetap saja kecil. Kalau sudah begini, Anda disarankan untuk mencari bimbingan dari dokter anak, bahkan juga konsultan laktasi bersertifikat.

"Mereka dapat membantu Anda memetakan pertumbuhan si bayi mengacu pada grafik pertumbuhan rata-rata untuk melihat seperti apa idealnya tubuh bayi Anda," kata Dokter Anak dr Karen Gill dikutip dari laman Healthline, Kamis (22/9/2022).

Lantas, bagaimana tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu?

Perlu ditegaskan lagi, semua harus dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter anak maupun konsultan laktasi profesional. Tapi, secara umum upaya ini bisa dilakukan ke bayi Anda agar dia cepat gemuk.

Bayi ASI Eksklusif

Tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu yakni memberikan ASI eksklusif ke si bayi. Proses menyusui tidak bisa langsung sempurna di awal percobaan. Semakin berjalannya waktu diimbangi dengan latihan yang benar, proses memberikan ASI ke bayi akan berjalan lancar dan bayi tidak merasa kekurangan jumlah ASI.

"Hubungi konselor laktasi jika Anda merasa sulit mengeluarkan ASI, sulit menempatkan si bayi saat menyusui, atau masalah lain yang banyak dihadapi saat menyusui," kata dr Gill.

Langkah lain yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan suplai ASI. Bagaimana caranya? Sebetulnya tidaklah rumit, Anda hanya memastikan si bayi mendapat ASI satu atau dua jam sekali. Di sisi lain, usahakan Anda beristirahat dengan optimal sehingga ASI yang keluar maksimal.

Tak hanya itu, perhatikan juga asupan makanan yang Anda konsumsi. Usahakan tidak memakan sesuatu yang buruk, karena itu bisa memengaruhi kesehatan bayi Anda.

Bayi Susu Formula

Tak bisa dipungkiri, pada beberapa kondisi ada orang tua yang tidak bisa memberikan ASI ke bayinya, sehingga susu formula menjadi jalan terakhir. Pada kelompok bayi susu formula, untuk memastikan pertumbuhan badannya optimal, hal penting yang harus diperhatikan adalah segera mengganti susu formula jika bayi malah memperlihatkan gejala tidak sehat.

Jika bayi mengalami tanda-tanda refluks, eksim, diare, sembelit, atau masalah lain, sangat direkomendasikan untuk mengganti susu formal sebelumnya dengan ASI donor atau susu formula berbasis protein-hidrolisat.

"Perubahan ini perlu dibicarakan terlebih dulu dengan dokter anak Anda," kata dr Gill.

Poin penting lainnya yang harus diperhatikan jika memberikan susu formula pada bayi adalah bagaimana cara menyeduhnya. Sangat disarankan untuk mengikuti petunjuk pencampuran yang ada di kemasan susu formula dengan benar.

"Keseimbangan yang tepat antara air dengan bubuk susu sangat penting. Terlalu banyak air berarti bayi tidak mendapat kalori yang cukup dan ini bisa saja berbahaya," ujar dr Gill.

Bayi yang sudah mendapat MPASI

Tips agar bayi cepat gemuk dalam 1 minggu pada fase ini, mempertimbangkan apa yang bayi akan makan sangat penting. Sebab, apa yang bayi makan akan memengaruhi berat badannya dan berikut ini beberapa saran menambahkan berat badan bayi:

  1. Memasukkan lemak sehat ke piring bayi, misalnya minyak zaitun dan alpukat, karena keduanya memiliki kalori dan manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh, termasuk tubuh bayi yang sudah masuk ke level MPASI.
  2. Pilih daging yang lebih banyak kalorinya.
  3. Jika minum susu, bayi bisa dipertimbangkan untuk mengonsumsi susu full fat.
  4. Jangan lupa untuk tetap memberikan si bayi buah-buahan seperti pir, pisang, alpukat. Sebab, buah-buah itu memiliki kandungan kalori yang tinggi dan ini baik untuk pertumbuhan bayi. 

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut