Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Cabut Status Darurat Global Cacar Monyet
Advertisement . Scroll to see content

Wajib Tahu! Ini Bedanya Gejala Cacar Monyet dengan Cacar Biasa yang Perlu Diwaspadai

Senin, 23 Oktober 2023 - 21:53:00 WIB
Wajib Tahu! Ini Bedanya Gejala Cacar Monyet dengan Cacar Biasa yang Perlu Diwaspadai
Cacar monyet bikin resah, apa sih bedanya dengan cacar biasa? (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Cacar monyet atau monkeypox kembali membuat heboh setelah ditemukannya tiga kasus di Jakarta. Tak heran, banyak yang mencari tahu informasi lebih lanjut terkait penyakit cacar monyet, termasuk gejalanya.

Salah satunya, perbedaan gejala antara cacar monyet dengan cacar biasa. Apa saja sih?

Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik (Alergi dan Imunologi) Prof dr Amin Soebandrio, PhD, SpMK (K) mengatakan, gejala umum cacar monyet masih sama seperti infeksi virus lainnya. Mulai dari demam, sakit kepala,  dan nyeri otot. 

Bedanya, kata dia, yakni timbulnya ruam atau blister setelah 1-2 minggu. "Blister cacar monyet muncul di mukosa atau mulut lalu ke tangan. Bedanya kalau dengan cacar lain dari badan dulu," kata Prof Amin kepada media baru-baru ini.

Namun, Prof Amin mengatakan kalau hal itu bukanlah menjadi patokannya. Sebab, seringkali orang sudah yang terinfeksi virus muncul blister di seluruh badan dan kebanyakan tidak tahu munculnya dari mana.

"Cara penyebaran dari awal mungkin bisa diamati tapi kalau sudah menyebar ke seluruh badan sulit," ujar dia.

Selain itu, gejala cacar monyet biasanya terjadi pembesaran kelenjar getah bening. "Kelenjar getah bening regional di ketiak, kaki atau selangkangan akan ada pembekakan, kalau cacar biasa nggak ada (pembesaran kelenjar getah bening)," jelas Prof Amin.

Lebih lanjut, Prof Amin mengatakan, durasi terjadinya pembesaran kelenjar getah bening biasanya bersamaan dengan munculnya blister. Hal itu terjadi 1-2 minggu atau beberapa setelah demam.

"Blister muncul seringkali bisa diamati beberapa hari. Merah-merah dulu satu atau dua, lama-lama kok jadi banyak baru bisa dicurigai (cacar monyet)," katanya.

Namun tak perlu khawatir, menurut Prof Amin sebenarnya infeksi virus bisa sembuh sendiri, kecuali muncul penyakit lain. Hal ini karena kekebalan tubuh menurun, tumbuh infeksi di tempat lain, infeksi sekunder, infeksi paru misalnya, nah infeksi parunya yang diatasi, kalau virus cacar monyetnya sendiri akan sembuh sendiri dalam waktu 2-4 minggu," jelas Prof Amin.

Editor: Siska Permata Sari

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut