Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Jenis Teh Bantu Turunkan Berat Badan, Diet Praktis Bikin Perut Rata
Advertisement . Scroll to see content

Wanita yang Kurang Tidur Susah Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Kamis, 05 Maret 2026 - 13:40:00 WIB
Wanita yang Kurang Tidur Susah Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?
Ilustrasi kurang tidur yang bisa menggagalkan diet. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Banyak perempuan fokus mengatur pola makan dan rutin berolahraga demi menurunkan berat badan. Namun, ada satu faktor yang kerap diabaikan dan justru bisa menggagalkan diet, yakni kualitas tidur.

Kurang tidur bukan hanya membuat tubuh lemas keesokan harinya, tetapi juga mengganggu keseimbangan hormon, metabolisme, hingga respons tubuh terhadap stres. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempersulit pengelolaan berat badan, terutama bagi perempuan yang memasuki usia 40-an dan mengalami perubahan hormonal signifikan.

Menurut Vipada Sae-Lao seorang Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific Herbalife, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan pengelolaan stres merupakan tiga pilar yang saling berkaitan erat dalam menjaga berat badan tetap sehat.

Dia menjelaskan, tidur yang cukup dan berkualitas membantu menjaga stabilitas metabolisme serta mendukung proses pemulihan alami tubuh. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres, memicu rasa lapar berlebih, serta mendorong keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak.

Tak hanya itu, kebiasaan begadang dan paparan layar sebelum tidur juga berpengaruh pada kualitas istirahat.

"Rutinitas tidur yang konsisten dan pembatasan penggunaan gawai di malam hari menjadi bagian penting dari kebersihan tidur (sleep hygiene) yang mendukung penuaan sehat dan pengelolaan berat badan berkelanjutan," jelas Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific Herbalife, Kamis (5/3/2026).

Selain tidur, aktivitas fisik juga memegang peran penting. Sekitar 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu, dikombinasikan dengan latihan ketahanan, dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mempertahankan massa otot, serta meningkatkan kualitas tidur yang lebih nyenyak dan restoratif.

Nutrisi pun tak kalah krusial. Pola makan kaya lemak omega-3, jadwal makan teratur, hidrasi yang cukup, serta pembatasan konsumsi stimulan dapat membantu menstabilkan suasana hati dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam merespons stres harian.

Riset menunjukkan, perempuan dengan dukungan sosial yang kuat juga cenderung memiliki kondisi emosional lebih baik. Dukungan ini membantu meningkatkan kemampuan koping, mengurangi tekanan psikologis, serta memperkuat kesejahteraan secara keseluruhan.

Dengan kata lain, diet bukan sekadar soal mengurangi kalori. Tanpa tidur yang cukup, manajemen stres yang baik, dan pola hidup seimbang, upaya menurunkan berat badan bisa menjadi lebih sulit dari yang dibayangkan. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut