Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ruben Onsu Stres Berat gegara Konflik dengan Sarwendah, Begini Kondisinya Sekarang
Advertisement . Scroll to see content

Waspada, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memperburuk Kesehatan Mental Anda

Senin, 18 Desember 2017 - 13:10:00 WIB
Waspada, 5 Kebiasaan Ini Bisa Memperburuk Kesehatan Mental Anda
Rutin olahraga bisa mencegah depresi. (Foto: Cindy Flanagan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Jangan anggap sepele kebiasaan sehari-hari yang bisa memperburuk kesehatan mental Anda. Apa sajakah?

Stres atau depresi, biasanya disebabkan oleh beragam faktor di luar kendali diri sendiri. Misalnya tentang kehilangan seseorang, kehilangan pekerjaan, masalah keuangan, atau hubungan keluarga.

Namun rupanya, stres dan permasalahan mental lainnya, dapat timbul oleh kebiasaan sehari-hari. Sebab, rutinitas biasanya dapat memengaruhi mood Anda lebih daripada apa yang disadari.

Tetapi Anda tidak perlu khawatir. Masih banyak hal untuk menangkal permasalahan tersebut. Berikut adalah sejumlah kebiasaan yang berpengaruh buruk pada kesehatan mental Anda serta solusinya, seperti dirangkum iNews.id dari Time, Senin (18/12/2017).

Share Segala Momen

Berbagi itu baik. Tetapi ingat, segala hal yang berlebihan itu tak pernah baik. Misalnya, berbagi momen setiap detik kehidupan Anda di media sosial, baik Facebook, Twitter, atau Instagram. Hal itu dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan Psychological Science.
Dalam penelitian tersebut, peserta mengikuti tur museum dan mengamati beberapa objek, serta menjepret foto orang lain. Hasilnya, mereka yang memotret segala sesuatunya memiliki lebih sedikit waktu untuk menikmati sekitar.

"Lensa seperti penghalang di depan mata Anda dan kita tak bisa menyadari sesuatu ada di sana," kata Diedra L. Clay, PsyD, ketua dan profesor konseling dan departemen psikologi kesehatan di Universitas Bastyr di Kenmore, Washington.

Solusinya? Nikmatilah momen dengan tempat tersebut atau dengan orang yang bersama Anda. Ini hal yang akan membuat Anda lebih kuat secara mental.

Tak Berolahraga

Olahraga tak hanya berpengaruh pada fisik saja, tetapi juga kondisi mental. Sebab, menurut studi di JAMA Psychiatry, membiarkan tubuh Anda aktif bergerak tiga kali seminggu, dapat mengurangi risiko depresi sebesar 19 persen.

Sementara itu, peneliti dari University College London menemukan korelasi antara aktivitas fisik dan depresi. Orang yang mengalami depresi, cenderung tidak aktif. Sementara mereka yang aktif, cenderung tidak mengalami depresi. Padahal, untuk setiap saat mereka aktif, risiko depresi turun enam persen.

Bagaimana solusinya? Luangkanlah waktu untuk berolahraga. Jika Anda terlalu sibuk, cobalah olahraga ringan yang tak menguras waktu, seperti naik tangga atau berjalan-jalan.

Berada di Toxic Relationship

Tak jarang depresi muncul karena hubungan yang buruk. "Saya memiliki banyak klien yang menderita anxiety dan depresi yang disebabkan oleh hubungan yang buruk atau toxic relationship. Parahnya, mereka tak menyadari itu," kata Erin K. Leonard, PhD, seorang psikoterapis dan pengarang buku, “Emotional Terrorism: Breaking the Chains of a Toxic Relationship”. Toxic relationship adalah hubungan di mana pasangan menganggap mereka egois dan tak memiliki kompetensi. Bahkan, kata Leonard, dibutuhkan bertahun-tahun bagi penderita untuk sadar bahwa hubungan mereka adalah jenis yang tak sehat.

Nah, cobalah baca tanda-tanda pasangan, apakah dia kasar atau tidak memberikan Anda ruang. Cobalah berkonsultasi dengan teman dekat, keluarga, atau seorang profesional.

Kurang Tidur

Jangan sepelekan waktu tidur Anda yang berharga. Sebab, Clay mengatakan, tidur akan mempengaruhi segalanya, baik itu kesehatan fisik dan mental.

"Tidur memengaruhi kemampuan emosional dan mental, serta fungsi tubuh kita," ungkap Clay. Jika Anda mengalami gejala stres dan depresi, cobalah mengembalikan kualitas tidur Anda selama tujuh sampai delapan jam per hari.

Kecanduan Smartphone

Ingatkah Anda kapan terakhir kali menjalankan hari-hari tanpa teknologi terkini, seperti smartphone? Tidak ingat? Itu adalah pertanda buruk. Sebab, tak hanya smartphone, tetapi perangkat elektronik lainnya dapat meningkatkan depresi atau kegelisahan. Solusinya, cobalah Anda mengambil satu hari dalam seminggu untuk terbebas dari smartphone atau perangkat elektronik lainnya. Lihatlah efeknya pada kesehatan mental Anda.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut