Waspada! Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bisa Rusak Mata dan Kulit Anak
JAKARTA, iNews.id - Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya berbahaya jika terhirup. Partikel abu yang beterbangan juga dapat mengenai mata dan kulit, sehingga anak-anak membutuhkan perlindungan ekstra selama wilayah tempat tinggal terdampak sebaran abu vulkanik.
Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp. ETIA(K), mengingatkan bahwa abu vulkanik tidak sama dengan debu biasa. Partikelnya dapat mengiritasi sejumlah bagian tubuh, terutama saluran pernapasan, mata, dan kulit.
Anak menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus karena mereka cenderung lebih rentan terhadap paparan lingkungan serta belum selalu mampu melakukan perlindungan diri secara mandiri.
Salah satu bagian tubuh yang perlu dilindungi selama paparan abu vulkanik adalah mata. Partikel abu yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi dengan gejala seperti mata terasa perih, merah, berair, atau terasa mengganjal.
Jika mata anak terkena abu vulkanik, orang tua tidak dianjurkan membiarkan anak menguceknya. Gesekan justru dapat memperparah iritasi pada permukaan mata.