Waspada, Kecanduan Smartphone Bisa Ganggu Konsentrasi

Siska Permata Sari ยท Selasa, 07 November 2017 - 09:20 WIB
Waspada, Kecanduan {Smartphone} Bisa Ganggu Konsentrasi

Jangan keseringan main smartphone jika tidak ingin mengalami masalah kesehatan. (Hindustan Times)

JAKARTA, iNews.id – Boleh-boleh saja menggunakan smartphone untuk urusan penting. Tapi jangan keseringan jika tidak ingin mengalami kesulitan dalam berkosentrasi.

Di era teknologi dan digital, smartphone atau ponsel pintar telah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terlalu sering menggunakan smartphone, diam-diam dapat mengganggu kesehatan Anda, baik fisik dan mental.

Akibatnya, orang yang matanya terus terpaku pada layar smartphone, dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi di sekolah maupun kantor. Sebab, mereka yang kerap dijuluki sebagai "generasi nunduk" tersebut, kerap tak memiliki waktu tidur yang cukup.

"Tidak memiliki waktu tidur yang cukup, dapat memberi efek negatif bagi kesehatan," kata Dr. Yolanda Reid Chassiakos selaku Asisten Profesor Klinis Anak-anak di Sekolah Kedokteran David Geffen, Universitas California, Los Angeles, seperti iNews.id dikutip New York Post, Senin (6/11/2017).

Ia menyebut, sebuah studi telah menghitung bahwa ada 50 persen remaja yang merasa dirinya kecanduan smartphone. Bahkan, beberapa orang mengidap nomofobia, sebuah gangguan yang membuat  penderitanya takut tak dapat mengakses atau menggunakan ponselnya.

Hubungan antara selalu mengakses ponsel dengan kekurangan waktu tidur, diungkapkan oleh jurnal Sleep Medicine. Menurut jurnal tersebut, pada tahun 2015, sebanyak empat dari 10 remaja mengalami kurang tidur dari waktu yang seharusnya, yakni tujuh jam dalam semalam.

Angka tersebut naik sebesar 58 persen sejak 1991 dan 17 persen dari tahun 2009, ketika penggunaan smartphone mulai merangkak naik.

Bahkan, diperkirakan oleh seorang editor situs ponsel Josh Oldshue bahwa penggunaan smartphone akan meningkat pada tahun depan. Ia mengatakan, di tahun 2018, dua pertiga populasi di dunia akan memiliki smartphone.


Editor : Masirom Masirom