Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Vinyl Indonesia Raya 8 Versi Rilisan Kementerian Kebudayaan, Ini Daftar Lagunya!
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Musisi Legendaris Indonesia yang Prestasinya Luar Biasa

Jumat, 09 Maret 2018 - 17:53:00 WIB
Deretan Musisi Legendaris Indonesia yang Prestasinya Luar Biasa
Chrisye menjadi salah satu musisi legendaris Indonesia. (Foto: Twitter)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak musisi Tanah Air yang sukses dan memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan musik Indonesia, tidak terkecuali yang sudah meninggal. Siapa sajakah?

Bertepatan dengan Hari Musik Nasional, tidak ada salahnya mengenang deretan musisi legendaris yang berperan besar membangun jalan bagi pemusik generasi berikutnya, termasuk zaman sekarang. Meskipun mereka sudah tiada atau grupnya telah bubar, tapi nama mereka tetap dikenang dan karyanya tetap dinikmati.

Berikut ini empat musisi legendaris yang namanya harum sampai sekarang:

1. Benyamin S

Mungkin, Benyamin Sueb adalah musisi terbaik serbabisa yang pernah dimiliki Betawi. Benyamin tak hanya dikenal bisa bernyanyi, tapi dia juga sebagai pelawak, aktor, dan sutradara andal di masanya.
Selama berkarier, Benyamin sudah menelurkan lebih dari 75 album dan 53 film.

Pada masanya, Benyamin sangat populer dengan rekan duetnya, Ida Royani. Benyamin juga pernah membentuk Orkes Gambang Kromong. Musik Gambang Kromong melesat di masa Orde Baru. Lagu-lagunya seperti Ondel-Ondel hingga Kompor Mleduk digemari oleh masyarakat, tak hanya orang Betawi, tapi seluruh Indonesia.

Tak hanya musiknya yang legendaris, kemunculan di layar kaca dan layar lebar, juga begitu legendaris. Benyamin pernah bermain di film atau sinetron populer seperti Biang Kerok dan Si Doel Anak Betawi.

2. Koes Plus

Tak terlalu berlebihan kiranya jika menyebut jika Koes Plus adalah salah satu band legendaris Indonesia. Selama beberapa dekade, band yang dibentuk oleh Koeswoyo bersaudara ini, menciptakan lagu-lagu terbaik yang begitu dicintai penikmat musik Indonesia. Mereka bahkan dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock n’ roll di Indonesia.

Sebagai grup musik yang sangat berpengaruh pada masanya, Koes Plus tak hanya menikmati indahnya popularitas, namun juga pahitnya hidup di jeruji besi. Pada masa Orde Lama, Koes Plus yang masih bernama Koes Bersaudara, dimasukkan ke penjara karena kerap menyanyikan lagu-lagu Barat yang pada masa itu ditentang oleh Presiden Soekarno. Tapi, kehidupan di bui tak bertahan lama karena 29 September 1965, mereka dibebaskan.

3. Chrisye

Christian Rahadi atau Chrisye adalah salah satu musisi terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Suaranya dalam bernyanyi, musikalitasnya, dan kepandaiannya dalam menciptakan lagu masih menjadi salah satu yang terbaik di industri musik Tanah Air.

Chrisye memulai kariernya sebagai pemain bas di grup band Gipsy. Tetapi setelah merilis lagu Lilin-Lilin Kecil, bakat Chrisye sebagai solois mulai tercium label musik. Selama 25 tahun berkarier, suami Damayanti Noer ini, menelurkan 18 album solo yang hingga kini lagu-lagunya masih sering diaransemen oleh musisi zaman now.

Berbagai penghargaan sudah didapat oleh Chrisye. Majalah Rolling Stone Indonesia mencatat Chrisye sebagai musisi Indonesia terbaik ketiga sepanjang masa. Dia menerima dua Lifetime Achievement Award di dua acara berbeda. Tak sedikit albumnya yang sudah mendapat sertifikasi perak. Selain dalam bentu penghargaan, Chrisye juga dikenang dengan dibuatnya film biopik dirinya yang diproduksi oleh MNC Pictures.

4. Gombloh

Lahir di Jombang, Jawa Timur, 14 Juli 1948, Gombloh meninggal di usia yang masih relatif muda, yakni 39 tahun pada 9 Januari 1988. Pemilik nama asli Soedjarwoto Soemarsono ini, awalnya membangun karier bermusiknya sebagai personel Lemon Tree’s Anno 69.

Baik saat bersolo karier ataupun bersama grupnya, Gombloh dikenal dengan musiknya yang idealis. Lulusan SMA 5 Surabaya itu, kerap membuat lagu yang menggambarkan kehidupan rakyat kecil, kerusakan alam, hingga nasionalisme. Lagunya yang tak akan pernah mati dan tak tertandingi tentunya adalah Kebyar Kebyar.

Dalam rangka mengenang dan penghormatan untuk Gombloh, perkumpulan seniman Surabaya membuat patung dirinya dari perunggu seberat 200 kg yang ditempatkan di Taman Hiburan Rakyat pada 1996. Sementara pada peringatan Hari Musik Nasional 2005 silam, Gombloh termasuk dalam daftar musisi yang mendapat penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia secara anumerta dari PAPPRI. Demikian dimuat Okezone.com.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut